Kamis, 02 Desember 2010

PENGATURAN DAN PROSES

PENGATURAN PROSES

1.1 Proses adalah sebuah program yang sedang dijalankan (eksekusi).
Suatu proses memerlukan sumber daya pada saat ekesekusi:
CPU time, memori, berkas dan peranti I/O. Sistem operasi bertanggung jawab terhadap aktifitas yang berhubungan dengan manajemen proses:
• Pembuatan dan penghapusan proses
• Penundaan dan pelanjutan
• Penyedia mekanisme untuk :
1. Sinkronasi atas proses
2. Komunikasi antar proses
3. Penanganan Dead Lock
4. Concurrency


1.2 Penjadwalan bertugas memutuskan :
a. Proses yang harus berjalan
b. Kapan dan selama berapa lama proses itu berjalan

1.3 Kriteria untuk mengukur dan optimasi kinerje penjadwalan :
a. Adil (fairness)
Adalah proses-proses yang diperlakukan sama, yaitu mendapat jatah waktu pemroses yang sama dan tak ada proses yang tak kebagian layanan pemroses sehingga mengalami kekurangan waktu.
b. Efisiensi (eficiency)
Efisiensi atau utilisasi pemroses dihitung dengan perbandingan (rasio) waktu sibuk pemroses.
c. Waktu tanggap (response time)
Waktu tanggap berbeda untuk :
c.1 Sistem interaktif
Didefinisikan sebagai waktu yang dihabiskan dari saat karakter terakhir dari perintah dimasukkan atau transaksi sampai hasil pertama muncul di layar. Waktu tanggap ini disebut terminal response time.
c.2 Sistem waktu nyata
Didefinisikan sebagai waktu dari saat kejadian (internal atau eksternal) sampai instruksi pertama rutin layanan yang dimaksud dieksekusi, disebut event response time.
d. Turn around time
Adalah waktu yang dihabiskan dari saat program atau job mulai masuk ke system sampai proses diselesaikan sistem. Waktu yang dimaksud adalah waktu yang dihabiskan di dalam sistem, diekspresikan sebagai penjumlah waktu eksekusi (waktu pelayanan job) dan waktu menunggu, yaitu : Turn arround time = waktu
eksekusi + waktu menunggu.
e. Throughput
Adalah jumlah kerja yang dapat diselesaikan dalam satu unit waktu. Cara untuk mengekspresikan throughput adalah dengan jumlah job pemakai yang dapat dieksekusi dalam satu unit/interval waktu.

1.4 Terdapat dua strategi penjadwalan, yaitu :
1.4.1. Penjadwalan nonpreemptive (run to completion)
Proses diberi jatah waktu oleh pemroses, maka pemroses tidak dapat diambil alih oleh proses lain sampai proses itu selesai.

1.4.2. Penjadwalan preemptive
Proses diberi jatah waktu oleh pemroses, maka pemroses dapat diambil alih proses lain, sehingga proses disela sebelum selesai dan harus dilanjutkan menunggu jatah waktu pemroses tiba kembali pada proses itu. Berguna pada sistem dimana proses-proses yang mendapat perhatian/tanggapan pemroses
secara cepat, misalnya :
a. Pada sistem realtime, kehilangan interupsi (tidak layani segera) dapat berakibat fatal.
b. Pada sistem interaktif, agar dapat menjamin waktu tanggap yang memadai. Penjadwalan secara preemptive baik tetapi harus dibayar mahal. Peralihan proses memerlukan overhead (banyak tabel yang dikelola). Supaya efektif, banyak proses harus berada di memori utama sehingga proses-proses
tersebut dapat segera running begitu diperlukan. Menyimpan banyak proses tak running benar-benar di memori utama merupakan suatu overhead tersendiri.

1.5 Algoritma-algoritma Penjadwalan
Berikut jenis-jenis algoritma berdasarkan penjadwalan :

1.5.1. Nonpreemptive, menggunakan konsep :
a. FIFO (First In First Out) atau FCFS (First Come First Serve)
b. SJF (Shortest Job First)
c. HRN (Highest Ratio Next)
d. MFQ (Multiple Feedback Queues)

1.5.2. Preemptive, menggunakan konsep :
a. RR (Round Robin)
b. SRF (Shortest Remaining First)
c. PS (Priority Schedulling)
d. GS (Guaranteed Schedulling)

1.6 Penjadwalan PreEmptive
Round Robin (RR)
Merupakan :
- Penjadwalan yang paling tua, sederhana, adil,banyak digunakan algoritmanya dan mudah diimplementasikan.
- Penjadwalan ini bukan dipreempt oleh proses lain tetapi oleh penjadwal berdasarkan lama waktu berjalannya proses (preempt by time).
- Penjadwalan tanpa prioritas.
- Berasumsi bahwa semua proses memiliki kepentingan yang sama, sehingga tidak ada prioritas tertentu.Semua proses dianggap penting sehingga diberi sejumlah waktu oleh pemroses yang disebut kwanta (quantum) atau time slice dimana proses itu berjalan. Jika proses masih running sampai akhir quantum, maka CPU akan mempreempt proses itu dan memberikannya ke proses lain. Penjadwal membutuhkannya dengan memelihara daftar proses dari runnable. Ketika quantum habis untuk satu proses tertentu, maka proses tersebut akan diletakkan diakhir daftar (list


1.7 Shortest Remaining First (SRF)
Merupakan :
þ Penjadwalan berprioritas.dinamis.
þ Adalah preemptive untuk timesharing
þ Melengkapi SJF
Pada SRF, proses dengan sisa waktu jalan diestimasi terendah dijalankan,
termasuk proses-proses yang baru tiba.
- Pada SJF, begitu proses dieksekusi, proses dijalankan sampai selesai.
- Pada SRF, proses yang sedang berjalan (running) dapat diambil alih proses
baru dengan sisa waktu jalan yang diestimasi lebih rendah.
Kelemahan :
- Mempunyai overhead lebih besar dibanding SJF. SRF perlu penyimpanan waktu layanan yang telah dihabiskan job dan kadang-kadang harus menangani peralihan.
- Tibanya proses-proses kecil akan segera dijalankan.
- Job-job lebih lama berarti dengan lama dan variasi waktu tunggu lebih lama dibanding pada SJF.
SRF perlu menyimpan waktu layanan yang telah dihabiskan , menambah overhead. Secara teoritis, SRF memberi waktu tunggu minimum tetapi karena overhead peralihan, maka pada situasi tertentu SFJ bisa memberi kinerja lebih baik dibanding
SRF.

Algoritma Nonpreemptive
First In First Out (FIFO)
Merupakan :
- Penjadwalan tidak berprioritas.
FIFO adalah penjadwalan paling sederhana, yaitu :
- Proses-proses diberi jatah waktu pemroses berdasarkan waktu kedatangan.
- Pada saat proses mendapat jatah waktu pemroses, proses dijalankan sampai selesai.

FIFO jarang digunakan secara mandiri, tetapi dikombinasikan dengan skema lain, misalnya : Keputusan berdasarkan prioritas proses. Untuk proses-pross berprioritas sama diputuskan berdasarkan FIFO.
Penjadwalan ini :
a. Baik untuk sistem batch yang sangat jarang berinteraksi dengan pemakai.
Contoh : aplikasi analisis numerik, maupun pembuatan tabel.
b. Sangat tidak baik (tidak berguna) untuk sistem interaktif, karena tidak memberi waktu tanggap yang baik.
c. Tidak dapat digunakan untuk sistem waktu nyata (real-time applications).
B. Shortest Job First (SJF)
Penjadwalan ini mengasumsikan waktu jalan proses sampai selesai diketahui sebelumnya. Mekanismenya adalah menjadwalkan proses dengan waktu jalan
terpendek lebih dulu sampai selesai, sehingga memberikan efisiensi yang tinggi dan
turn around time rendah dan penjadwalannya tak berprioritas.

Contoh :

Terdapat empat proses (job) yaitu A,B,C,D dengan waktu jalannya masing-masing adalah 8,4,4 dan 4 menit. Apabila proses-proses tersebut dijalankan, maka turn around time untuk A adalah 8 menit, untuk B adalah 12, untuk C adalah 16 dan untuk D adalah 20. Untuk menghitung rata-rata turn around time seluruh proses adalah dengan menggunakan rumus :
( 4a + 3b + 2c + 1d ) / 4
Dengan menggunakan rumus, maka dapat dihitung turn around time-nya sebagai berikut (belum memperhatikan shortest job first) :
= ( 4a + 3b + 2c + 1d ) / 4
= ( 4×8 + 3×4 + 2×4 + 1×4 ) / 4
= ( 32 + 12 + 8 + 4 ) / 4
= 56 / 4
= 14 menit
Apabila keempat proses tersebut menggunakan penjadwalan shortest job fisrt, maka turn around time untuk B adalah 4, untuk C adalah 8, untuk D adalah 12 dan untuk A adalah 20, sehingga rata-rata turn around timenya adalah
sebagai berikut :
= ( 4a + 3b + 2c + 1d ) / 4
= ( 4×4 + 3×4 + 2×4 + 1×8 ) / 4
= ( 16 + 12 + 8 + 8 ) / 4
= 44 / 4
= 11 menit

Dengan demikian, penggunaan SJF (Shortest Job First) lebih efisien.




















Bab 2
KONSEP PROSES DALAM OPERASI

Konsep proses dalam operasi dibagi menjadi :
1. KomponenSistemOperasi
2. Layanan Sistem Operasi
3. System Calls
4. PemrogramanSistem
5. Struktur system
6. MesinVirtual
7. System Generation
8. RancanganSistem


Sedangkan komponen operasi terdiri dari :
1. ManagemenProses
2. ManagemenMemoriUtama
3. ManagemenBerkas
4. ManagemenI/O
5. ManagemenPenyimpanan Sekunder
6. Jaringan
7. SistemProteksi
8. Command-Interpreter System

2.1 Managemen Proses (2)

Sistem operasi bertanggung jawab terhadap aktifitas yang berhubungan dengan manajemen proses:
1. Pembuatan dan penghapusan proses
2. Penundaan dan pelanjutan proses
3. Penyedia mekanisme untuk:
• Sinkronisasi antar proses
• Komunikasi antar proses
• PenangananDeadlock
2.2 ManagemenMemoriUtama(1)

 Memori sebagai tempat penyimpanan instruksi/data dari program.
 Penyimpanan yang cepat sehingga dapat mengimbangi kecepatan eksekusi instruksiCPU
 Terdiri dari“array words/bytes”yang besar
 Alamat digunakanuntukmengakses data (shared oleh CPU danI/O devices)

2.3 Managemen Memori Utama(2)

 Umumnya main memory bersifat“volatile”–tidak permanen
 Isinya akan hilang jika komputer di matikan.
 Sistem operasi bertanggung jawab untuk aktivitas berikut yang berhubungan dengan manajemen memori:
 melacak pemakaian memori(siapa dan berapa besar?).
 memilh program mana yang akan diload ke memori ketika bisa digunakan.
 alokasi dan dealokasi memori sesuai yang dibutuhkan




2.4 ManagemenFile (1)

 Berkas adalah kumpulan informasi yang berhubungan(sesuai dengan tujuan pembuat berkas tersebut). Biasanya berkas merepresentasikan program dan data.
 Sistem operasi bertanggungjawab untuk aktivitas berikut yang berhubungan dengan manajemen berkas:
o pembuatan danpenghapusan berkas
o pembuatan dan penghapusan direktori
o Mendukung primitive untuk manipulasi berkas dan direktori
o Memetakan berkas pada sistem sekunder
o Back up berkas pada media penyimpanan yang stabil (nonvolatile)

2.5 ManagemensistemI/O

System I/O terdiri dari :
• Sistembuffer: menampung sementara data dari/ke perantiI/O
• Spooling: melakukan penjadwalan pemakaianI/O sistem supaya lebih efisien(antrian dsb)
• Antar muka devices-driver yang umum:
menyediakan device driver yang umum sehingga sistem operasi dapat seragam (buka, baca, tulis, tutup)
• Drivers untuk spesifik perangkat keras:
Menyediakan driver untuk melakukan operasi rinci/detail untukperangkat keras tertentu.












Bab 3
JENIS-JENIS PROSES

3.1 DOS
DOS adalah singkatan dari Disk Operating System. DOS merujuk pada perangkat system operasi yang digunakan di banyak komputer yang menyediakan abstraksi dan pengelolaan perangkat penyimpan sekunder dan informasinya. Misalnya penggunaan sistem file yang mengelola file-file yang ada pada perangkat penyimpan. DOS biasanya dijalankan dari satu atau dua disc.
Hal ini karena pada masa DOS digunakan media penyimpan masih sangat terbatas kemampuannya (paling besar mungkin hanya 1,4 Megabyte). Ada banyak jenis DOS diantaranya Apple DOS, Commodore DOS, Atari DOS dan lain-lain. Jenis ini sangat bergantung dengan jenis perangkat komputernya. Jenis DOS yang paling terkenal adalah jenis DOS yang berjalan pada mesin-mesin yang compatible dengan IBM Personal Computer.
Untuk menjalankan perintah-perintah sistem operasi, DOS menggunakan
perintah berbasis teks atau CLI. Setiap kali selesai mengetikkan suatu perintah,
kita harus menekan tombol ENTER untuk mengeksekusi perintah tersebut.

3.2. UNIX
UNIX adalah sistem operasi yang mula-mula dikembangkan oleh suatu kelompok di AT & T ada laboatorium Bell. Unix banyak digunakan baik untuk server maupun workstation. Linkungan Unix dan model program client-server menunjukkan bahwa Unix lebih dikembangkan sebagai sistem operasi yang kuat di jaringan komputer dari pada sistem operasi untuk computer personal.
UNIX dirancang untuk portable, multi-tasking, dan multi-user. Konsep utama Unix antara lain banyak menggunakan file teks biasa untuk menyimpan data, menggunakan sistem file berjenjang, memperlakukan perangkat sebagai suatu file, dan menggunakan banyak program kecil yang eksekusinya pada CLI dapat digabung dengan tanda pipeline (|). Pada Gambar 5.2 di atas, tampak beberapa perintah UNIX yang digabung dengan pipeline. Konsep yang sangat
solid dan stabil membuat Unix banyak dijadikan dasar sistem operasi modern.

Sistem UNIX terdiri dari beberapa komponen yang biasanya dipaket
bersama. Umumnya paket-paket tersebut adalah sebagai berikut:
* Kernel dengan sub komponen seperti :
- conf = file konfigurasi.
- dev = driver perangkat keras
- sys = kernel sistem operasi, manajemen memori, penjadwalan
proses, sistem calls dan lain-lain.
- h = header files, mendefinisikan struktur kunci di dalam sistem.


* Development Environment:
o cc —compiler untuk bahasa C
o as — machine-language assembler
o ld — linker, untuk menggabung file-file object
o lib — object-code libraries (diinstall di folder /lib atau /usr/lib) libc,
kumpulan pustaka untuk bahasa C
o make – program untuk mengkompilasi kode program
o include — file-file header untuk pengembangan perangkat lunak dan
menentukan standar interface
o Other languages — bahasa-bahasa pemrograman lain seperti
Fortran-77, Free Pascal, dan lain-lain.

* Commands:
o sh —"Shell" untuk melakukan pemrograman berbasis CLI atau
mengeksekusi perintah-perintah tertentu.
o Utilities — Sekumpulan perintah CLI yang berguna untuk fungsifungsi
yang bermacam-macam, meliputi:
1. System utilities — Program-program untuk pengelolaan
sistem seperti mkfs, fsck, dan lain-lain.
2. User utilities — Program-program untuk pengelolan
lingkungan kerja, seperti passwd, kill, dan lain-lain.
o Document formatting — Program untuk penyiapan dokumen seperti
nroff, troff, tbl, eqn, refer, dan pic. Beberapa sistem Unix modern
juga memasukkan aplikasi seperti TeX dan Ghostscript.
o Graphics — Sistem Unix modern menyediakan X11 sebagai sistem
standard windowing dan GUI.

3.3. Microsoft Windows
Micosoft Windows atau orang lebih sering menyebut Windows saja pada awalnya hanyalah add-on dari MS-DOS karena tingginya tuntutan pada system operasi yang berbasis GUI. Versi awal Windows berjalan di atas MS-DOS. Meski demikian Windows versi awal telah menunjukkan beberapa fungsi-fungsi yang umum dijumpai dalam sistem operasi, antara lain: memiliki tipe file executable tersendiri, memiliki driver perangkat keras sendiri, dan lain-lain.
Secara konsep sebenarnya Windows lebih banyak ditujukan bagi komputer personal. Pada awalnya Windows juga tidak mendukung konsep multi-tasking dan multi-user. Akomodasi terhadap jaringan atau fungsi-fungsi client-server juga tidak sekuat pada UNIX dan turunannya. Sehingga masalah yang sering muncul di sistem operasi Windows adalah masalah keamanan yang berhubungan dengan jaringan. Namun Windows memiliki kelebihan dari sisi
kemudahan pemakaian. Pada versi yang terbaru (Windows Vista) konsep multiuser dan multi-tasking telah semakin matang. Selain itu tampilan GUI telah dirubah dengan banyak menggunakan efek tiga dimensi.

3.4. Apple Mac OS
Seperti terlihat pada Gambar 5.10, Apple Mac OS merupakan turunan dari UNIX melalui jalur BSD (Berkeley Software Distribution). Oleh karena itu kekuatan dalam multi-tasking, multi-user, networking yang ada pada UNIX juga dimiliki oleh Mac OS. Mac OS adalah sistem operasi berbasis GUI. Apple merupakan pelopor dalam penggunaan GUI pada sistem operasi. Penggunaan icon, mouse dan beberapa komponen GUI merupakan sumbangan yang luar
biasa bagi perkembangan sistem operasi berbasis GUI. Versi awal dari Mac OS hampir secara penuh mengandalkan pada kemampuan GUI-nya dan sangat membatasi penggunaan CLI
Meskipun sangat memudahkan namun ada beberapa kelemahan, antar lain:multi-tasking yang tidak berjalan sempurna, pengelolaan memori yang terbatas,dan konflik pada beberapa program yang ditanamkan. Memperbaiki sistem Mac OS kadang-kadang menjadi suatu pekerjaan yang sangat melelahkan.Pada Mac OS X (versi terbaru), semua kelemahan pada versi lama telah coba dihilangkan. Multi-tasking telah berjalan dengan baik dan manajemen
memori yang jauh lebih baik. Selain itu tampilan GUI-nya disebut-sebut sebagai yang terbaik di antara sistem operasi yang ada.

3.5. Linux
Linux sangat mirip dengan sistem-sistem UNIX, hal ini dikarenakan kompatibilitas dengan UNIX merupakan tujuan utama desain dari proyek Linux. Perkembangan Linux dimulai pada tahun 1991, ketika mahasiswa Finlandia bernama Linus Torvalds menulis Linux, sebuah kernel untuk prosesor 80386, prosesor 32-bit pertama dalam kumpulan CPU intel yang cocok untuk PC. Dalam banyak hal, kernel Linux merupakan inti dari proyek Linux, tetapi komponen lainlah yang membentuk secara komplit sistem operasi Linux. Dimana kernel Linux terdiri dari kode-kode yang dibuat khusus untuk proyek Linux, kebanyakan perangkat lunak pendukungnya tidak eksklusif terhadap Linux, melainkan biasa dipakai dalam beberapa sistem operasi yang mirip UNIX. Contohnya, sistem operasi BSD dari Berkeley, X Window System dari MIT, dan
proyek GNU dari Free Software Foundation. Pembagian (sharing) alat-alat telah bekerja dalam dua arah. Sistem perpustakaan utama Linux awalnya dimulai oleh proyek GNU, tetapi
perkembangan perpustakaannya diperbaiki melalui kerjasama dari komunitas Linux terutama pada pengalamatan, ketidak efisienan, dan bugs. Komponen lain seperti GNU C Compiler, gcc, kualitasnya sudah cukup tinggi untuk dipakai langsung dalam Linux. Alat-alat administrasi network dibawah Linux berasal dari kode yang dikembangkan untuk 4.3BSD, tetapi BSD yang lebih baru , salah satunya FreeBSD, sebaliknya meminjam kode dari Linux, contohnya adalah
perpustakaan matematika Intel floating-point-emulation.Saat ini, Linux merupakan salah satu sistem operasi yang perkembangannya paling cepat. Kehadiran sejumlah kelompok pengembang,tersebar di seluruh dunia, yang selalu memperbaiki segala fiturnya, ikut
membantu kemajuan sistem operasi Linux. Bersamaan dengan itu, banyak pengembang yang sedang bekerja untuk memindahkan berbagai aplikasi ke Linux (dapat berjalan di Linux).
Masalah utama yang dihadapi Linux dahulu adalah interface yang berupa teks (text based interface). Ini membuat orang awam tidak tertarik menggunakan Linux karena harus dipelajari terlebih dahulu dengan seksama untuk dapat dimengerti cara penggunaannya (tidak user-friendly). Tetapi keadaan ini sudah mulai berubah dengan kehadiran KDE dan GNOME. Keduanya memiliki tampilan desktop yang menarik sehingga mengubah persepsi dunia
tentang Linux.









Bab 4
DEADLOCK

Deadlock atau mungkin kita semua lebih familiar kita menyebutnya dengan hang, tapi apakah sebenarnya yang disebut hang itu? Dalam istilah ilmiah atau teknologi istilah tersebut dikenal dengan kata deadlock. Apakah itu deadlock dan apa penyebabnya? Untuk itulah akan dibahas berikut ini.
4.1 Pengertian Deadlock
Deadlock adalah suatu kondisi dimana dua proses atau lebih saling menunggu proses yang lain untuk melepaskan resource yang sedang dipakai. Karena beberapa proses itu saling menunggu, maka tidak terjadi kemajuan dalam kerja proses-proses tersebut. Deadlock adalah masalah yang biasa terjadi ketika banyak proses yang membagi sebuah resource yang hanya boleh dirubah oleh satu proses saja dalam satu waktu. Nah karena adanya tunggu-menunggu tersebut, menyebabkan komputer atau gadget kita tiba-tiba berhenti bekerja.
Pengertian deadlock mungkin lebih dimengerti dengan apabila kita analogikan dengan kehidupan disekitar kita.
Deadlock dianalogikan sebagai dua antrian mobil yang akan menyeberangi jembatan. Dalam kasus diatas, antrian di sebelah kiri menunggu antrian kanan untuk mengosongkan jembatan (resource), begitu juga dengan antrian kanan. Akhirnya tidak terjadi kemajuan dalam kerja dua antrian tersebut.Misal ada proses A mempunyai resource X, proses B mempunyai resource Y. Kemudian kedua proses ini dijalankan bersama, proses A memerlukan resource Y dan proses B memerlukan resource X, tetapi kedua proses tidak akan memberikan resource yang dimiliki sebelum proses dirinya sendiri selesai dilakukan. Sehingga akan terjadi tunggu-menunggu.
Berikutnya kita akan lihat pemodelan sistemnya. Pada sistem terdapat beberapa sumber daya (resource) yang digunakan untuk proses-proses untuk menyelesaikan task. Sumber daya yang pada sistem terdiri dari tipe resource CPU cycle, ruang memori, perangkat I/O yang disebut dengan tipe sumber daya R1, R2, . . ., Rm. Setiap tipe sumber daya Ri mempunyai beberapa anggota Wi.
Setiap proses yang menggunakan sumber daya menjalankan urutan operasi sebagai berikut :
1. meminta (request) : meminta sumber daya
2. memakai (use) : memakai sumber daya
3. melepaskan (release) : melepaskan sumber daya

Deadlock terjadi bila terdapat empat kondisi berikut ini secara simultan.
a. Mutual Exclusion : hanya satu proses pada satu waktu yang dapat menggunakan sumber daya.
b. Genggam dan Tunggu (Hold and Wait) : suatu proses membawa sedikitnya satu sumber daya menunggu mendapatkan tambahan sumber daya baru yang dibawa oleh proses
c. Non-Preemption : sebuah sumber daya dapat dibebaskan dengan sukarela oleh proses yang memegangnya setelah proses menyelesaikan task.
d. Menunggu Secara Sirkuler (Circular Wait) : Terdapat sekumpulan proses {P0, P1, …, P0} yang menunggu sumber daya dimana P0 menunggu sumber daya yang dibawa P1, P1 menunggu sumber daya yang dibawa P2, dan seterusnya, Pn–1 menunggu sumber daya yang dibawa oleh Pn, dan Pn menunggu sumber daya yang dibawa P0. Ketiga syarat pertama merupakan syarat perlu (necessary conditions) bagi terjadinya deadlock. Keberadaan deadlock selalu berarti terpenuhi kondisi-kondisi diatas, tak mungkin terjadi deadlock bila tidak ada ketiga kondisi itu. Deadlock terjadi berarti terdapat ketiga kondisi itu, tetapi adanya ketiga kondisi itu belum berarti terjadi deadlock. Deadlock baru benar-benar terjadi bila syarat keempat terpenuhi. Kondisi keempat merupakan keharusan bagi terjadinya peristiwa deadlock. Bila salah satu saja dari kondisi tidak terpenuhi maka deadlock tidak terjadi.
Terus apakah deadlock ini dapat kita cegah? Atau minimal dapat kita hindari, ternyata ada metode untuk mencegah deadlock. Metode ini berkaitan dengan pengkondisian sistem agar menghilangkan kemungkinan terjadinya deadlock. Pencegahan merupakan solusi yang bersih dipandang dari sudut tercegahnya deadlock. Metode ini sering menghasilkan utilisasi sumber daya yang buruk. Pencegahan deadlock merupakan metode yang banyak dipakai.
4.2 Untuk mencegah deadlock dilakukan dengan meniadakan salah satu dari syarat perlu sebagai berikut :
4.2.1. Mencegah Mutual Exclusion
Mutual exclusion benar-benar tak dapat dihindari. Hal ini dikarenakan tidak ada sumber daya yang dapat digunakan bersama-sama, jadi sistem harus membawa sumber daya yang tidak dapat digunakan bersama-sama.
4.2.2. Mencegah Hold and Wait
Untuk mencegah hold and wait, sistem harus menjamin bila suatu proses meminta sumber daya, maka proses tersebut tidak sedang memegang sumber daya yang lain. Proses harus meminta dan dialokasikan semua sumber daya yang diperlukan sebelum proses memulai eksekusi atau mengijinkan proses meminta sumber daya hanya jika proses tidak membawa sumber daya lain. Model ini mempunyai utilitas sumber daya yang rendah dan kemungkinan terjadi starvation jika proses membutuhkan sumber daya yang popular sehingga terjadi keadaan menunggu yang tidak terbatas karena setidaknya satu dari sumber daya yang dibutuhkannya dialokasikan untuk proses yang lain.
4.2.3. Mencegah Non Preemption
Peniadaan non preemption mencegah proses-proses lain harus menunggu. Seluruh proses menjadi preemption, sehingga tidak ada tunggu menunggu. Cara mencegah kondisi non preemption :
1. Jika suatu proses yang membawa beberapa sumber daya meminta sumber daya lain yang tidak dapat segera dipenuhi untuk dialokasikan pada proses tersebut, maka semua sumber daya yang sedang dibawa proses tersebut harus dibebaskan.
2. Proses yang sedang dalam keadaan menunggu, sumber daya yang dibawanya ditunda dan ditambahkan pada daftar sumber daya.
3. Proses akan di restart hanya jika dapat memperoleh sumber daya yang lama dan sumber daya baru yang diminta.
4.2.4. Mencegah Kondisi Menunggu Sirkular
Sistem mempunyai total permintaan global untuk semua tipe sumber daya. Proses dapat meminta proses kapanpun menginginkan, tapi permintaan harus dibuat terurut secara numerik. Setiap proses yang membutuhkan sumber daya dan memintanya maka nomor urut akan dinaikkan. Cara ini tidak akan menimbulkan siklus. Masalah yang timbul adalah tidak ada cara pengurutan nomor sumber daya yang memuaskan semua pihak.












BAB 5
CONCURRENCY
5.1 Pengertian
Concurrency adalah banyaknya transaksi yang dijalankan secara bersamaan dalam satu waktu. Hampir semua DBMS adalah multiuser, sehingga berpeluang terjadinya inkonsistensi basis data. Maka perlu adanya pengendalian persaingan eksekusi transaksi (concurrency control). Alasan mengapa transaksi yang konkuren banyak dipilih dibandingkan transaksi secara serial? Hal itu dikarenakan:
a. Idle time (waktu menganggur) menjadi lebih kecil.
Aktivitas transaksi terbagi 2, yaitu:
- Aktivitas I/O, seperti pengaksesan disk, penulisan ke monitor.
- Aktivitas CPU, seperti proses perhitungan, pembandingan.
Operasi I/O dan CPU bisa dikerjakan secara paralel, dan bisa terjadi dari transaksi yang berbeda. Jika keparalelan ini bisa dioptimalkan, maka akan meningkatkan performansinya, atau dengan kata lain waktu pakai perangkat CPU dan I/O lebih berdaya guna, karena idle time-nya kecil.
b.Response time (waktu tanggap) menjadi lebih baik.
Transaksi pada suatu sistem ada banyak atau beragam. Ada yang singkat dan ringan, dan ada pula yang berat. Semua transaksi itu berbeda waktu prosesnya. Jika transaksi-transaksi itu dikerjakan secara serial maka dapat terjadi situasi dimana transaksi yang ringan dan butuh waktu singkat harus menunggu selesainya transaksi yang berat dan panjang, sehingga response time menjadi rendah dan tidak dapat diprediksi.
5.2 Pemrograman Serentak (Concurrency)
Java adalah bahasa pemrograman banyak thread, yang artinya beberapa hal bisa dilakukan bersama-sama. Thread adalah unit terkecil dari eksekusi suatu program. Thread mengeksekusi rangkaian instruksi satu demi satu. Ketika sistem menjalankan program, komputer akan membuat thread baru. (Thread dalam konteks ini disebut proses, akan tetapi perbedaanya tidank penting di sini). Instruksi-instruksi dalam program akan dieksekusi oleh thread ini secara berantai, satu demi satu dari awal hingga akhir. Thread disebut "mati" jika program selesai dieksekusi.
Dalam sistem komputer modern, beberapa thread bisa tercipta dalam satu waktu. Pada satu saat tertentu, hanya ada satu thread yang bisa dijalankan, karena CPI hanya bisa melakukan satu hal dalam satu waktu. (Pada komputer dengan multiprosesor, multicore, dan hyper-threading, masing-masing prosesor atau core melakukan thread yang berbeda-beda). Akan tetapi sebenarnya komputer membagi waktu menjadi bagian-bagian kecil sehingga seolah-olah seluruh thread dijalankan secara bersama-sama. Pembagian waktu berarti CPU mengeksekusi suatu thread dalam kurun waktu tertentu, setelah itu beralih mengeksekusi thread yang lain, kemudian thread lain, dan seterusnya dan kemudian kembali ke thread pertama -- kira-kira 100 kali per detik. Di mata user, semua thread berjalan pada saat yang sama.
Java adalah bahasa pemrograman banyak thread. Artinya Java bisa membuat satu atau lebih thread yang bisa dijalankan secara paralel. Hal ini adalah bagian mendasar, yang dibuat di dalam core bahasa, bukan merupakan tambahan (add-on) seperti bahasa pemrograman lain. Tetap saja pemrogaman dengan banyak thread adalah sesuatu yang tidak mudah.
Penggunaan thread yang banyak digunakan adalah untuk membuat GUI (graphical user interface) yang responsif. Pada dasarnya suatu program harus dapat terus bejalan dan pada saat yang sama tetap bisa menerima input dari user, menanggapi klik mouse, dan sebagainya.
Thread juga digunakan untuk mempercepat suatu proses, misalnya kita ingin membuat program yang menunggu suatu input I/O dari network, dan pada saat yang sama mengolahnya sehingga proses pengolahan berjalan serentak. Jika program harus menunggu seluruh input datang baru kemudian melakukan pengolahan, tentunya akan memakan waktu yang lebih lama, terutama apabila aliran network lambat atau pengolahannya memakan waktu lama.
Jika kita memiliki CPU multiprocessor atau multicore, maka menggunakan banyak thread akan mempercepat eksekusi program, karena masing-masing thread dijalankan secara terpisah. Misalnya untuk melakukan video encoding dengan jumlah data besar, jika kita menggunakan seluruh core yang tersedia maka prosesnya akan dapat diselesaikan dengan cepat.
5.3 Contoh Pemrograman pada Jaringan
Contoh ini melibatkan dua program, yaitu klien sederhana dan servernya. Klien melakukan koneksi dengan server, membaca satu baris teks dari server, kemudian menampilkan teks ini pada layar. Teks yang dikirim oleh server adalah tanggal dan waktu saat ini di komputer di mana server dijalankan.
Untuk membuka koneksi, klien harus tahu di komputer mana server dijalankan dan di port mana server tersebut mendengarkan permintaan sambungan. Server akan mendengarkan pada port bernomor 32007. Nomor port ini bisa berapapun di antara 1025 hingga 65535, asalkan klien dan servernya menggunakan port yang sama. Nomor port antara 1 hingga 1024 hanya digunakan oleh layanan standar dan seharusnya tidak digunakan untuk server lainnya.
Nama komputer atau alamat IP di mana server dijalankan harus diberikan pada paramater baris perintah. Misalnya jika server dijalankan pada komputer kita sendiri, kita bisa memanggilnya dengan "java KlienTanggal localhost". Berikut ini adalah program klien lengkapnya.
import java.net.*;
import java.io.*;

public class KlienTanggal {

static final int PORT_PENDENGAR = 32007;

/**
* @param args
*/
public static void main(String[] args) {
String komputer; // Nama komputer yang akan disambungkan
Socket koneksi; // Soket untuk berkomunikasi dengan
// komputer tersebut
Reader masuk; // Aliran untuk membaca data dari koneksi

/* Ambil nama komputer dari baris perintah */

if (args.length > 0)
komputer = args[0];
else {
// Tidak ada nama komputer yang diberikan
// Beri pesan kesalahan dan program selesai
System.out.println("Cara menggunakan : java KlienTanggal ");
return;
}

/* Buat koneksi, kemudian baca dan tampilkan di layar */

try {
koneksi = new Socket( komputer, PORT_PENDENGAR );
masuk = new InputStreamReader( koneksi.getInputStream() );
while (true) {
int ch = masuk.read();
if (ch == -1 || ch == '\n' || ch == '\r')
break;
System.out.print( (char)ch );
}
System.out.println();
masuk.close();
}
catch (IOException e) {
System.out.println("Kesalahan : " + e);
}
}
}
Perhatikan bahwa semua komunikasi dengan server dilakukan dalam pernyataan try ... catch. Ini akan menangkap pengecualian IOException yang mungkin terjadi ketika koneksi sedang dibuka atau ditutup atau sedang membaca karakter dari aliran input.
Aliran yang digunakan adalah aliran sederhana Reader yang memiliki operasi input masuk.read(). Fungsi ini membaca satu per satu karakter dari aliran, kemudian mengembalikan nomor kode Unicodenya. Jika akhir aliran telah dicapai, maka nilai -1 akan dikembalikan. Perulangan while membaca karakter ini satu per satu hingga akhir aliran ditemui atau akhir baris ditemui. Akhir baris ditandai dengan salah satu dari '\n' atau '\r' atau keduanya, tergantung dari jenis komputer di mana server tersebut berjalan.
Agar program ini dapat berjalan tanpa kesalahan, maka program server harus dijalankan terlebih dahulu. Kita bisa membuat program klien dan server pada komputer yang sama. Misalnya kita bisa membuat dua jendela konsol pada windows, kemudian menjalankan server di konsol yang satu dan menjalankan klien di server yang lain. Agar ini bisa berjalan, komputer lokal kita memiliki alamat 127.0.0.1, sehingga perintah "java KlienTanggal 127.0.0.1" artinya sama dengan memerintahkan program KlienTanggal untuk melakukan sambungan dengan server yang berjalan di komputer yang sama. Atau bisa juga menggunakan alamat "localhost" sebagai pengganti "127.0.0.1".
Program servernya kita namakan ServerTanggal. Program ServerTanggal membuat ServerSocket untuk mendengarkan permintaan sambungan pada port 32007. Setelah soket pendengar kita buat, maka server akan masuk pada perulangan tak hingga di mana ia menerima dan mengolah permintaan sambungan. Program ini akan berjalan terus menerus tanpa henti kecuali kita hentikan dengan paksa -- misalnya dengan menekan tombol Ctrl-C di jendela konsol di mana server dijalankan.
Ketika koneksi diterima dari klien, server akan memanggil subrutin lain untuk menangani koneksi tersebut. Dalam subrutin itu, pengecualian apapun yang terjadi akan ditangkap sehingga server tidak akan mati. Subrutin akan membuat aliran PrintWriter untuk mengirim data melalui koneksi yang terjadi.
Server akan menulis tanggal dan waktu sekarang pada aliran output ini, kemudian menutup koneksi. (Kelas standar java.util.Date akan digunakan untuk mengambil tanggal saat ini. Objek bertipe Date melambangkan tanggal dan waktu. Konstruktor standarnya, "new Date()" membuat objek yang melambangkan tanggal dan waktu ketika objek tersebut dibuat.)
Berikut ini adalah program server lengkapnya :
import java.net.*;
import java.io.*;
import java.util.Date;

public class ServerTanggal {

static final int PORT_PENDENGAR = 32007;

/**
* @param args
*/
public static void main(String[] args) {
ServerSocket pendengar; // Mendengarkan sambungan yang masuk
Socket koneksi; // Untuk berkomunikasi dengan sambungan yang masuk

/*
* Menerima dan mengolah sambungan selamanya, atau hingga kesalahan
* terjadi. (Kesalahan yang terjadi ketika sedang berkomunikasi atau
* mengirimkan tanggal akan ditangkap untuk mencegah server crash)
*/

try {
pendengar = new ServerSocket(PORT_PENDENGAR);
System.out.println("Mendengarkan pada port " + PORT_PENDENGAR);
while (true) {
koneksi = pendengar.accept();
kirimTanggal(koneksi);
}
} catch (Exception e) {
System.out.println("Maaf, server telah mati.");
System.out.println("Kesalahan : " + e);
return;
}
}

static void kirimTanggal(Socket klien) {
// Parameternya, klien, adalah soket yang telah terhubung dengan
// program lain. Ambil aliran keluaran untuk melakukan sambungan,
// kirim tanggal saat ini dan tutup sambungan.
try {
System.out.println("Sambungan dari "
+ klien.getInetAddress().toString());
Date sekarang = new Date(); // Tanggal dan waktu saat ini
PrintWriter keluar; // Aliran output untuk mengirim tanggal
keluar = new PrintWriter(klien.getOutputStream());
keluar.println(sekarang.toString());
keluar.flush(); // Pastikan data telah terkirim!
klien.close();
} catch (Exception e) {
System.out.println("Kesalahan : " + e);
}
}
}
Jika kita jalankan ServerTanggal pada konsol, maka ia akan diam menunggu datangnya permintaan sambungan dan melaporkannya apabila permintaan telah masuk. Agar layanan ServerTanggal tetap tersedia pada suatu komputer, program tersebut seharusnya dijalankan sebagai daemon. Daemon adalah program yang terus berjalan pada suatu komputer, tidak peduli siapa yang menggunakan komputer itu. Komputer bisa dikonfigurasi untuk menjalankan daemon secara otomatis ketika komputer dinyalakan. Kemudian ia akan berjalan di latar belakang, meskipun komputer digunakan untuk hal lainnya. Misalnya, komputer yang menyediakan layanan Web menjalankan daemon yang mendengarkan permintaan sambungan untuk melihat halaman web dan meresponnya dengan mengirimkan isi halaman tersebut. Bagaimana menjalankan program sebagai daemon tidak akan kita bahas di sini, dan bisa Anda temui pada buku-buku tentang administrasi server dan jaringan.
Lihat setelah memanggil keluar.println() untuk mengirim data ke klien, program server memanggil keluar.flush(). Metode flush() tersedia pada semua kelas aliran output. Metode ini digunakan untuk menjamin bahwa data yang telah dikirim pada aliran benar-benar dikirim ke tujuannya. Kita harus memanggil fungsi ini setiap kali kita menggunakan aliran output untuk mengirim data melalui jaringan. Jika tidak, ada kemungkinan program akan mengumpulkan banyak data dan mengirimkan semuanya sekaligus. Mungkin dari segi efisiensi terlihat bagus, akan tetapi tentunya pesan akan sangat lambat sampai di program klien. Atau bahkan masih ada data yang belum terkirim hingga soket ditutup.
Berikut ini adalah screen shot hasil pemanggilan program di atas pada dua konsol, masing-masing untuk server dan kliennya.

Dan program di atas dapat diunduh pada daftar sisipan di bawah, dan diimpor ke dalam Eclipse dengan menggunakan instruksi pada halaman berikut.
Untuk menjalankan program di atas, jalankan program server terlebih dahulu, dari dalam konsol ketik "cd \bin" (di screen shot di atas direktorinya berada di c:\belajarjava.lyracc.com\servertanggal\bin) kemudian ketik "java ServerTanggal".
Kemudian untuk menjalankan program klien, lakukan dengan cara yang serupa, yaitu buka konsol baru, kemudian ketik "cd \bin" (di screen shot di atas direktornya berada di c:\belajarjava.lyracc.com\klientanggal\bin) kemudian ketik "java KlienTanggal localhost







KRITIK DAN SARAN

Saran
Di dalam konsep dasar system operasi, harus dijelaskan secara mendetail dari KomponenSistem Operasi ,LayananSistemOperasi, System Calls, PemrogramanSistem, Struktursistem, System Generation, dan RancanganSistem. Karena ini berkaitan dengan pengertian awal atau defenisi dari konsep dasar system operasi, dimana semuanya akan berlanjut kepada proses selanjutnya.

Kritik
pada Konsep dasar sistem operasi, banyak sekali tulisan tulisan / pengucapan yang sulit dimengerti. Sehingga akan menyulitkan ketika mempresentasikan kepada orang lain.













KESIMPULAN
Sistem berkas merupakan mekanisme penyimpanan on-line serta untuk akses, baik data mau pun program yang berada dalam Sistem Operasi. Terdapat dua bagian penting dalam sistem berkas, yaitu:

1.Kumpulan berkas, sebagai tempat penyimpanan data, serta
2.Struktur direktori, yang mengatur dan menyediakan informasi mengenai seluruh berkas dalam sistem.

Berkas adalah kumpulan informasi berkait yang diberi nama dan direkam pada penyimpanan sekunder. Atribut berkas terdiri dari:
1.Nama; merupakan satu-satunya informasi yang tetap dalam bentuk yang bisa dibaca oleh manusia (human-readable form)
2.Type; dibutuhkan untuk sistem yang mendukung beberapa type berbeda
3.Lokasi; merupakan pointer ke device dan ke lokasi berkas pada device tersebut
4.Ukuran (size); yaitu ukuran berkas pada saat itu, baik dalam byte, huruf, atau pun blok
5.Proteksi; adalah informasi mengenai kontrol akses, misalnya siapa saja yang boleh membaca, menulis, dan mengeksekusi berkas
6.Waktu, tanggal dan identifikasi pengguna; informasi ini biasanya disimpan untuk:
- pembuatan berkas
- modifikasi terakhir yang dilakukan pada berkas, dan
- modifikasi terakhir yang dilakukan pada berkas, dan
- modifikasi terakhir yang dilakukan pada berkas, dan
- penggunaan terakhir berkas

Operasi Pada Berkas
1.Membuat sebuah berkas.
2.Menulis pada sebuah berkas.
3.Membaca sebuah berkas.
4.Menempatkan kembali sebuah berkas.
5.Menghapus sebuah berkas.
6.Memendekkan berkas.

Metode Akses
1.Akses Berurutan.
2.Akses Langsung.
3.Akses menggunakan Indeks.




Operasi Pada Direktori
Operasi-operasi yang dapat dilakukan pada direktori adalah:
1.Mencari berkas.
2.Membuat berkas.
3.Menghapus berkas.
4.Menampilkan isi direktori.
5.Mengganti nama berkas.
6.Melintasi sistem berkas.

Macam-macam Direktori
1.Direktori Satu Tingkat.
2.Direktori Dua Tingkat.
3.Direktori Dengan Struktur "Tree".
4.Direktori Dengan Struktur "Acyclic-Graph".
5.Direktori Dengan Struktur Graph.

Metode Alokasi Berkas
1.Alokasi Secara Berdampingan (Contiguous Allocation).
2.Alokasi Secara Berangkai (Linked Allocation).
3.Alokasi Dengan Indeks (Indexed Allocation).

Manajemen Free Space
1.Menggunakan Bit Vektor.
2.Linked List.
3.Grouping.
4.Counting.

Implementasi Direktori
1.Linear List.
2.Hash Table.

Sistem Berkas pada Windows
Direktori yang secara otomatis dibuat dalam instalasi Windows adalah:
1.Direktori C:\WINDOWS
2.Direktori C:\Program Files
3.Direktori C:\My Documents

Sistem Berkas yang terdapat dalam sistem operasi Windows adalah:
1.FAT 16
Sistem berkas ini digunakan dalam sistem operasi DOS dan Windows 3.1
2.FAT 32
Sistem ini digunakan oleh keluarga Windows 9x
3.NTFS



Merupakan singkatan dari New Technology File System. Sistem berkas ini adalah sistem berkas berbasis journaling dan dapat digunakan hanya pada keluarga Windows NT. Keunggulan dari sistem berkas ini adalah fasilitas recovery yang memungkinkan dilakukannya penyelamatan data saat terjadi kerusakan pada sistem operasi.

Sistem Berkas pada UNIX (dan turunannya)
Ada beberapa direktori yang umum terdapat dalam instalasi UNIX:
1.Direktori /root.
2.Direktori /bin.
3.Direktori /dev.
4.Direktori /etc.
5.Direktori /lib.
6.Direktori /sbin.
7.Direktori /usr.
8.Direktori /var.

Macam-macam Sistem Berkas di UNIX
1.EXT2.
2.EXT3.
3.JFS (Journaling File System).
4.ReiserFS.
5.Dan Lain-lain.

LINUX

Sejarah Linux

Nama Linux merupakan kombinasi unik antara nama penciptanya dan nama sistem operasi yang menjadi targetnya (UNIX). Semuanya berawal dari sebuah sistem operasi bernama Minix. Minix dibuat oleh Profesor Andrew Tanenbaum. Minix adalah sistem operasi mirip UNIX yang bekerja pada PC. Torvald adalah salah seorang mahasiswa di Universitas Helsinki yang menggunakan Minix. Walaupun cukup bagus, ia belum menganggap Minix memadai. Kemudian pada tahun 1991 ia membuat sistem operasi yang merupakan clone UNIX, yang diberi nama Linux. Seperti halnya Minix, Linux tidak menggunakan kode apa pun dari vendor UNIX komersial, sehingga Torvalds mendistribusikan linux di internet secara bebas dan gratis.

Pada Oktober 5 1991, Torvalds mengeposkan sistem operasinya di newsgroup comp.os.minix. Ia mengumumkan bahwa source code Linux tersedia dan meminta bantuan programmer-programmer lain untuk ikut mengembangkannya. Ketika itu Linux masih setengah matang, sistem operasi ini hanya bisa menjalankan sedikit perintah UNIX, seperti bash, gcc dan gnu-make. Saat Linux 1.0 diluncurkan pada 1994, sistem operasi ini telah cukup stabil dan memiliki banyak feature, seperti preemptive multitasking (kemampuan untuk membagi sumber daya CPU untuk banyak aplikasi) dan symmetric multiprocessing (kemampuan untuk membagi tugas di antara banyak CPU). Linux bahkan memiliki maskotnya sendiri yang oleh torvalds dijeaskan sebagai “seekor penguin yang menggemaskan dan ramah, yang kekenyangan setelah makan banyak ikan hering”.
Pada 1996, tim pengembangan Linux yang ada diseluruh dunia mulai memberikan hasilnya. Tahun itu mereka telah membuat versi Linux untuk sejumlah versi hardware, dari Atari ST sampai Macintosh.

Linux terus berkembang pesat, utamanya karena ada sejumlah distributor
(seperti RedHat, Caldera, dsb) yang berkompetisi untuk berebut pangsa pasar. Oleh karena itu dibentuk kelompok bernama Linux Standard Base. Kelompok ini bekerja untuk memastikan bahwa beragam distribusi Linux yang ada tetap bisa dijalankan.




1.2 Kemampuan LINUX

• Multiuser
• Multiprocessor
• Multitasking, memungkinkannya program-program berjalan bersamaan
• (background)
• MultiThreading, dapat menciptakan subproses dengan cara efisien
• Pembelokkan I/O, Pipe dan Filter
• Local dan Network File System
• Security, login dengan password, ownership, group
• X-Window System
1.3 Cara Menginstal Linux

LANGKAH I
Persiapan Menginstall Linux (Debian)
Nyalakan komputer, kemudian tekan [delete] untuk masuk ke bios,
Setelah di dalam bios, pilih menu
BIOS FEATURES SETUP
tekan [ENTER]
Setelah itu pilihlah menu Boot Sequence agar menjadi CDROM,C,A
[ESC]
Pilih,
SAVE & EXIT SETUP
tekan [ENTER]
tekan y [ENTER]
Maka komputer akan mulai booting kembali dengan boot sequence pertama ke CDROM.
Masukkan CD debian yang ada kedalam CDROM.

LANGKAH II
Boot dari CD
Setelah memasukkan CD ke dalam CDROM maka tinggal tunggu CD boot.
Setelah komputer boot ke CD, akan muncul tampilan sebagai berikut:
Welcome to Deal
This is debian ...........................................
..........................................................
boot:_ [ENTER]


LANGKAH III
Pilihan Awal Penginstallan
Setelah itu komputer akan loading...
Tunggu sampai muncul tulisan sebagai berikut:
' Choose The Language '
Pilih bahasa (disarankan bahasa inggris - en). [ENTER]
' Choose Language Variant '
Pilih ' English (United States) ' [ENTER].
' Relase Notes '
Pilih [ENTER].
' Debian GNU/LINUX Installation Main Menu '
Akan ada macam-macam pilihan didalam kotak dengan bagian yang di highlight
pada pilihan yang paling atas dengan tulisan,
Next : Configure the Keyboard
tekan [ENTER].
' Select a Keyboard '
Akan ada macam-macam pilihan didalam kotak dengan bagian yang di highlight
pilih,
qwerty/us : U.S. English (QWERTY)
[ENTER]

LANGKAH IV
Menentukan Partisi Hardisk
' Debian GNU/LINUX Installation Main Menu '
Akan ada macam-macam pilihan didalam kotak dengan bagian yang di highlight
pada pilihan yang paling atas dengan tulisan,
Next : Initialize and Activate a Swap Partition
pilih,
Previous: Partition a Hard Disk
[ENTER]
' Select Disk Drive '
pilih,
/dev/hda
[ENTER]
' Lilo Limitations '
[ENTER]
' Note on additional space for the ReiserFS Journal '
[ENTER]
Akan muncul tampilan partisi yang ada pada hard Disk hda, dengan informasi ini anda akan mengetahui letak partisi swap dan letak partisi tempat anda akan meletakkan '/' (root).
pilih [ Quit ]
dengan menggerakan/menekan panah kearah kanan. [ENTER]

LANGKAH V
Menginisialisasi Partisi Swap
' Debian GNU/LINUX Installation Main Menu '
Akan ada macam-macam pilihan didalam kotak dengan bagian yang di highlight pada pilihan yang paling atas dengan tulisan,
Next : Initialize and Activate a Swap Partition
[ENTER]
' Scan for Bad Blocks? '
pilih [ENTER]
' Are You Sure? '
pilih [ENTER]

LANGKAH VI
Memilih jenis File System pada Partisi Linux
' Debian GNU/LINUX Installation Main Menu '
Akan ada macam-macam pilihan didalam kotak dengan bagian yang di highlight
pada pilihan yang paling atas dengan tulisan,
Next : Initialize a Linux Partition
[ENTER]
' Choose Filesystem Type '
Terdapat 3 pilihan pada kotak, pilih,
Ext3 : Next Generation of Ext2, a journaling filesystem
[ENTER]
' Select Partition '
Pilih partisi yang akan dijadikan "Ext3"
Terdapat 3 pilihan pada kotak, pilih,
/dev/hda2 : Linux native
[ENTER]
' Scan for Bad Blocks? '
pilih [ENTER]
' Are You Sure? '
Perhatikan baik-baik apakah benar yang anda pilih /dev/hda2 sebagai "Ext3" kalau sudah benar
pilih [ENTER]
' Mount as the Root Filesystem? '
pilih [ENTER]
LANGKAH VII
Menginstall Kernel dan Modulnya
' Debian GNU/LINUX Installation Main Menu '
Akan ada macam-macam pilihan didalam kotak dengan bagian yang di highlight pada pilihan yang paling atas dengan tulisan,
Next : Install kernel and Driver Modules
[ENTER]
' Select Installation Medium '
pilih,
cdrom : CD-ROM drive
[ENTER]
' Please insert the CD-ROM '
pilih [ENTER]
' Please Wait '
' Select Archive path '
Pilih directory tempat menginstall kernel.
/instmnt/dists/woody/main/disks-i386/current
[ENTER]
' Please Wait '


LANGKAH VIII
Memilih Driver
' Debian GNU/LINUX Installation Main Menu '
Akan ada macam-macam pilihan didalam kotak dengan bagian yang di highlight
pada pilihan yang paling atas dengan tulisan,
Next : Configure Device Driver Modules
[ENTER]
' Note about loaded drivers '
pilih, [ENTER]
' Select Category '
Akan tampil pilihan-pilihan module yang akan di pilih,
1. Pilih ' kernel/drivers/input Input Devices. ' [ENTER]
' Select kernel/driver/input modules '
pilih,
' kebdev - Keyboard support ' [ENTER]
' kebdev '
pilih, [ENTER]
' Enter Command-Line Argumens '
Tidak perlu diisi apa-apa.
[ENTER]
pilih,
' mousedev - Mouse support ' [ENTER]
' mousedev '
pilih, [ENTER]
' Enter Command-Line Argumens '
Tidak perlu diisi apa-apa.
[ENTER]
Pilih ' Exit Finish Return to previous menu. ' [ENTER]
2. Pilih ' kernel/drivers/net Drivers for network interface cards ' [ENTER]
' Select kernel/drivers/net modules '
carilah ' eepro100 ' [ENTER]
' eepro100 '
pilih, [ENTER]
atau bila gagal bisa coba bonding
' Enter Command-Line Argumens '
Tidak perlu diisi apa-apa. [ENTER]
Pilih ' Exit Finish Return to previous menu. ' [ENTER]
3. Pilih ' kernel/fs/msdos
MS-DOS file system ' [ENTER]
' Select kernel/fs/msdos modules '
pilih, ' msdos - PC BIOS ' [ENTER]
' msdos '
pilih, [ENTER]
' Enter Command-Line Argumens '
Tidak perlu diisi apa-apa.
[ENTER]
Pilih ' Exit Finish Return to previous menu. ' [ENTER]
4. Pilih ' kernel/arch/1386/kernel i386-base drivers. ' [ENTER]
pilih, ' apm ' [ENTER]
' apm '
pilih, [ENTER]
' Enter Command-Line Argumens '
Tidak perlu diisi apa-apa.
[ENTER]
pilih, ' cpuid ' [ENTER]
' cpuid '
pilih, [ENTER]
' Enter Command-Line Argumens '
Tidak perlu diisi apa-apa.
[ENTER]
Pilih ' Exit Finish Return to previous menu. ' [ENTER]
Pilih, ' Exit ' [ENTER]

LANGKAH IX
Mengkonfigurasi Jaringan
' Debian GNU/LINUX Installation Main Menu '
Akan ada macam-macam pilihan didalam kotak dengan bagian yang di highlight
pada pilihan yang paling atas dengan tulisan,
Next : Configure the network
[ENTER]
' Choose The Hostname '
Ganti tulisan ' Debian ' dengan ' LAB-OS-27-*** '
*** diganti dengan nomor komputer.
[ENTER]
' Automatic Network Configuration '
pilih, [ENTER]
' Choose the IP Address '
Ganti tulisan default-nya dengan ' 152.118.27.*** '
*** diganti dengan nomor komputer.
[ENTER]
' Choose Network Mask '
Tidak usah diganti.
[ENTER]
' What is your IP gateaway address? '
152.118.27.1
[ENTER]
' Choose Domain Name '
Tulis ' cs.ui.ac.id '
[ENTER]
' Choose the DNS Server Addresses '
Ganti dengan ' 152.118.24.2 '
[ENTER]











LANGKAH X
Menginstall Base System
' Debian GNU/LINUX Installation Main Menu '
Akan ada macam-macam pilihan didalam kotak dengan bagian yang di
highlight pada pilihan yang paling atas dengan tulisan,
Next : Install the base system
[ENTER]
' Select Installation Medium '
pilih,
' cdrom : CD-ROM drive '
[ENTER]
' Please insert the CD-ROM '
pilih, [ENTER]
' Select Archive path '
Pilih directory untuk menginstall base sistem.
/instmnt
[ENTER]
' Installing Base System, please wait '
Tunggulah sampai selesai menginstall.

LANGKAH XI
Membuat System Menjadi Bootable
' Debian GNU/LINUX Installation Main Menu '
Akan ada macam-macam pilihan didalam kotak dengan bagian yang di highlight
pada pilihan yang paling atas dengan tulisan,
Next : Make System Bootable
[ENTER]
' When should the LILO boot loader be installed ? '
Pilih,
/dev/hda : Install LILO in the MBR (use this if unsure).
[ENTER]
' Other bootable partitions '
Pilih,
Include Put all into the menu.
[ENTER]
' Securing LILO '
[ENTER]



LANGKAH XII
Membuat Boot Floppy
' Debian GNU/LINUX Installation Main Menu '
Akan ada macam-macam pilihan didalam kotak dengan bagian yang di highlight
pada pilihan yang paling atas dengan tulisan,
Next : Make a Boot Floppy
Masukkan disket(dalam keadaan baik)ke dalam floppy disk
[ENTER]
' Change Disk '
[ENTER]
Tunggulah sementara sedang membuat boot floppy

LANGKAH XIII
Mereboot Komputer
' Debian GNU/LINUX Installation Main Menu '
Akan ada macam-macam pilihan didalam kotak dengan bagian yang di highlight
pada pilihan yang paling atas dengan tulisan,
Next : Reboot The System
[ENTER]
' Reboot The System? '
Pilih,
Yes [ENTER]
Kemudian keluarkan disket dari floppy disk, sementara komputer sedang reboot.
Keluarkanlah cd deal dari cdrom.
Tunggu sampai muncul lilo boot seperti dibawah ini,
Linux
WIN/Dos
Pilih Linux [ENTER]












LANGKAH XIV
Konfigurasi System Debian
Kemudian akan masuk ke tampilan seperti dibawah ini :
' Debian System Configuration '
[ENTER]
' TimeZone Configuration '
Is the hardware clock set to GMT
Pilih,
[ENTER]
What area do you life in?
Pilih,
Asia [ENTER]
Select a city or time zone:
Pilih,
Jakarta [ENTER]
' Password setup '
Shall I enable md5 passwords?
Pilih,
[ENTER]
Shall I enable shadow passwords?
Pilih,
[ENTER]
Enter a password for the root:
Isi saja dengan 12345
[ENTER]
Re-enter password to verify:
Isi lagi dengan 12345
[ENTER]
Shall I create a normal user account now?
Pilih,
[ENTER]
' Debian System Configuration '
Shall I remove the pcmcia packages?
Pilih,
[ENTER]
Do you want to user a PPP connection to install the system.
Pilih,
[ENTER]
' Apt Configuration '
Choose the method apt should user to access to Debian archive:
Pilih,
cdrom [ENTER]
Masukkan cd deal ke dalam cdrom.
Enter CD ROM device file:
/dev/cdrom [ENTER]
Scan another CD?
pilih [ENTER]
Add another apt source?
pilih [ENTER]
Use security updates from security.debian.org?
pilih [ENTER]
Run tasksel?
pilih [ENTER]
Run dselect?
pilih [ENTER]
Run dselect?
pilih, [ENTER]
Tunggu sementara sedang mengkonfigurasi paket apa saja yang akan diambil,
sampai ada tulisan seperti di bawah ini :
Do you want to continue? [Y/n]
Ketikan y [ENTER]
Do you want to erase any previous downloaded.deb files? [Y/n]
Ketik,
y [ENTER]
Please enter to continue
[ENTER]
I can do .....
[---Please return---]
[ENTER]
You must choose one of the options below:
Enter value (default='1', 'x' to restart):
Ketik,
5 [ENTER]
'Debian System Configuration '
Have fun !
Thank you for choosing Debian.
[ENTER]



LANGKAH XV
Login
Nanti akan muncul pesan seperti dibawah ini:
LAB-OS-27-**** login :
(**** sesuai dengan komputer tempat anda menginstall)
Coba masukkan login root dan passwordnya.
Setelah itu kita akan mencoba menginstall paket.
Cara menginstallnya adalah dengan cara sebagai berikut:
ketik perintah ini di console:
apt-get install "nama paket" [ENTER]
Sebagai contoh kita akan mencoba menginstall linux.
Jadi yang harus diketikkan adalah sebagai berikut :
apt-get install linux [ENTER]
Do you want to continue? [y/n]
ketikan y [ENTER]
Setelah selesai menginstall linux coba ketikkan perintah ini di console :
linux kambing.vlsm.org [ENTER]
Jika berhasil masuk ke halaman kambing.vlsm.org berarti anda berhasil.























1.4 Kelebihan Linux dibanding system operasi lain adalah :

 Pada dasarnya semua data tersimpan di dalam hard disk walau ada beberapakondisi dimana data disimpan di disket. Linux/UNIX memberikan beberapa proses special dimana terminal, printer dan device hardware lainnya dapat diakses seperti kita mengakses file yang tersimpan dalam hard disk.
 Ketika program dijalankan, program linux dijalankan dari hard disk ke dalam RAM dan setelah dijalankan akan dinamakan sebagai proses.
 Linux/UNIX menyediakan service untuk membuat, memodifikasi program, proses dan file, sesuai kebutuhan.
 Linux/UNIX mendukung struktur file yang bersifat hierarki.
 Linux/UNIX adalah salah satu system operasi yang termasuk ke dalam kelas system operasi yang dapat melakukan multitasking (keadaan dimana suatu system operasi melakukan banyak kerjaan pada saat yang bersamaan.
 Linux?UNIX mendukung multiuser (sistem operasi yang pada saat bersamaan dapat digunakan oleh lebih dari satu user yang masuk ke dalam system. Bahkan untuk Linux juga mendukung untuk multiconsole dimana pada saat bersamaan di depan komputer langsung tanpa harus melalui jaringan dan memungkinkan lebih dari satu user masuk ke dalam sistem.
 Linux bersifat Open Source, dimana dapat dilakukan modifikasi gratis, tanpa licency. Sehingga pembayaran system operasi ini hanya dibebankan pada pendistribusian atau pencopyan.
 Linux mempunyai kemampuan untuk melakukan operating sistem secara Live CD (system dijalankan di memori, dan di load dari CD)
















1.5 distro Linux, diantaranya :
• RedHat, distribusi yang paling populer, minimal di Indonesia. RedHat merupakan distribusipertama yang instalasi dan pengoperasiannya mudah.
• Debian, distribusi yang mengutamakan kestabilan dan kehandalan, meskipun mengorbankan aspek kemudahan dan kemutakhiran program. Debian menggunakan .deb dalam paket instalasi programnya.
• Slackware, merupakan distribusi yang pernah merajai di dunia Linux. Hampir semua dokumentasiLinux disusun berdasarkan Slackware. Dua hal penting dari Slackware adalah bahwa semua isinya (kernel, library ataupun aplikasinya) adalah yang sudah teruji. Sehingga mungkin agak tua tapi yang pasti stabil. Yang kedua karena dia menganjurkan untuk menginstall dari source sehingga setiap program yang kita install teroptimasi. Dengan sistem kita. Ini alasannya dia tidak mau untuk menggunakan binary RPM dan sampai Slackware 4.0, ia tetap menggunakan libc5 bukan glibc2 seperti yang lain.
• SuSE, distribusi yang sangat terkenal dengan YaST (Yet another Setup Tools) untuk mengkonfigurasi sistem. SuSE merupakan distribusi pertama dimana instalasinya dapat menggunakan bahasa Indonesia.
• Mandrake, merupakan varian distro RedHat yang dioptimasi untuk pentium. Kalau komputer kita menggunakan pentium ke atas, umumnya Linux bisa jalan lebih cepat dengan Mandrake.
• WinLinux, distro yang dirancang untuk diinstall di atas partisi DOS (WIndows). Jadi untuk menjalankannya bisa di-klik dari Windows. WinLinux dibuat seakan-akan merupakan suatu program aplikasi under Windows. Dan masih banyak distro-distro lainnya yang telah tersedia maupun yang akan muncul.


BAB II
DASAR-DASAR LINUX

2.1 PERINTAH - PERINTAH DASAR LINUX
2.1.1 Pipeline
Pada UNIX dan Linux, hasil keluaran suatu proses program dapat diberikan sebagai input pada proses lainnya. Misalnya, jika Anda menampilkan isi direktori /etc dengan ls –1, maka hasil tampilannya akan sangat banyak dan Anda tidak sempat membaca nama file yang paling atas. Sementara itu, Anda telah mengenal perintah more, yang dapat digunakan untuk menampilkan sesuatu layar perlayar. Dengan pipeline, Anda dapat memberikan keluaran perintah ls-1 sebagai masukan perintah more. Caranya adalah sebagai berikut:

• # ls –1 /etc | more
Tanda vertical bar (|) adalah tanda yang digunakan untuk pipeline. Penggunaan pipeline pada perintah- perintah Linux tidak terbatas. Perhatikan lagi contoh berikut:
• # ls /etc | sort | more
Program sort adalah program yang akan mensortir inputnya dan menampilkan hasilnya ke layar monitor.




2.1.2 Filter
Dengan menggunakan pipeline, Anda dapat melakukan filter, atau penyaringan hasil proses suatu program untuk ditampilkan sesuai dengan kriteria yang Anda tentukan. Misalnya tampilan layar per layar (dengan pipeline ke more) atau tampilan tersortir (dengan pipeline ke sort).
Ada banyak perintah Linux dan Unix lainnya yang dapat Anda gunakan untuk melakukan penyaringan ini. Beberapa diantaranya adalah:

2.1.3 Perintah grep
Perintah grep digunakan untuk menyaring masukanya dan menampilkan baris-baris yang hanya mengandung pola yang Anda tentukan. Pola ini disebut reguler expression.
Misalnya, pada Linux terdapat perintah w yang digunakan untuk mengetahui siapa saja yang sedang login pada komputer Anda.
Untuk mengetahui siapa saja yang telah login sejak malam dan sore hari, Anda dapat menyaring tampilan perintah w sehingga hanya menampilkan baris-baris yang mengandung karakter “PM”
• # w –h I grep PM
Catatan: Option –h akan menghilangkan header tampilan perintah w
Perintah grep dapat juga digunakan tanpa pipeline, yaitu mengambil inputnya langsung dari file. Misalnya, pada UNIX dan Linux terdapat file /etc/passwd yang berisi database user account yang terdapat pada komputer Anda. Jika Anda hendak melihat baris-baris pada file /etc/passwd yang mengandung kata dan (artinya Anda hendak mengetahui user account di komputer Anda yang namanya namanya mengandung kata dan, misalnya daniel, dani, buldan, dan sebagainya ), gunakan perintah:
• # grep dan /etc/passwd

2.1.4 Perintah wc
Perintah wc dapat Anda gunakan untuk menghitung jumlah baris, kata, dan karakter dari baris-baris masukan yang diberikan kepadanya. Untuk mengetahui berapa baris, gunakan option –1, untuk mengetahui berapa kata, digunakan option –w, dan untuk mengetahui berapa karakter, gunakan option –c. Jika salah satu option itu tidak Anda gunakan, maka tampilannya adalah jumlah baris, jumlah kata, dan jumlah karakter.
Misalnya jika Anda ingin mengetahui berapa jumlah file yang ada pada direktori /etc, maka ketikkan perintah:
• # ls /etc I wc –1
Hasilnya adalah :
84 753 4908
Artinya bahwa hasil tampilan isi direktori /etc terdiri dari 84 baris (file dan direktori), 753 kata, dan 4908 karakter. Perhatikan bahwa perintah ls umumnya manampilkan hasilnya dalam bentuk beberapa kolom, namun jika Anda menggunakan pipeline, ls secara otomatis mengubah tampilannya menjadi satu kolom.
Perintah wc dapat juga digunakan tanpa pipeline, yaitu mengambil inputnya langsung dari file.
Jika Anda jalankan perintah:
• # wc data.txt
maka hasilnya adalah
3 15 104 data
yang artinya adalah bahewa file data.txt terdiri atas tiga baris, 15 kata, dan 104 karakter.



2.1.5 Perintah sort
Perintah sort digunakan untuk mensortir masukannya berdasarkan urutan nomor ASCII dari karakter. Misalnya Anda memiliki file kelas1.txt yang isinya sebagai berikut:
Badu
Zulkifli
Yulizir
Yudi
Ade
Maka untuk menampilkan file itu dengan urutan yang beraturan, gunakan perintah
• # sort kelas1.txt
Misalnya Anda memiliki lagi file kelas2.txt yang isinya sebagai berikut:
Budi
Gama
Asep
Mukhlis
Maka untuk mencetak di printer kedua file yang Anda miliki itu dengan urutan berdasarkan abjad, gunakan perintah:
• # cat kelas1.txt kelas2.txt | sort |lpr
Catatan: Perintah lpr adalah perintah untuk mencetak inputnya ke langsung printer.

2.1.6 Perintah cut
Perintah cut digunakan untuk mengambil kolom tertentu dari baris-baris masukannya, yang ditentukan pada option –c. Misalnya Anda ingin memproses hasil perintah who yang menampilkan informasi user yang sedang login suatu saat.
Seperti terlihat, nama user ditampilkan pada kolom 1-8, dan untuk mengambil kolom ini saja, Anda dapat menggunakan:
• # who | cut -c1-8
Hasilnya adalah
Daniel
train-01
train-02
Catatan: Istilah kolom yang dimaksud di sini adalah kolom-kolom karakter yang terdapat pada layar monitor atau terminal Anda, biasanya maksimal 80 kolom.
Lihat pada manual (man cut) untuk cara penggunaan perintah ini secara lebih detail.

2.1.7 Perintah uniq
Perintah uniq digunakan untuk menghilangkan baris-baris berurutan yang mengalami duplikasi, biasanya digabungkan dalam pipeline dengan sort. Misalnya jika Anda memiliki file kelas.txt dengan isi:
Bambang
Badu
Budi
Ade
Bambang
Ade
Maka untuk menghilangkan baris-baris yang mengalami duplikasi, gunakan perintah:
# cat kelas.txt |sort |
uniq
Catatan : Lihat pada manual (man uniq) untuk cara penggunaan perintah ini secara lebih detail.

2.1.8 Reguler expression
Reguler expression adalah cara untuk menentukan sebuah pola karakter untuk pencarian dan pemfilteran. Dengan reguler expression, Anda tidak harus menentukan pola karakter yang eksak, misalnya pada perintah grep, untuk mencari baris-baris yang mengandung kata dan, Anda tinggal menggunakan grep. Namun bagaimana jika Anda ingin mencari baris-baris yang mengandung kata yang dimulai dengan karakter H, diikuti dengan sembarang karakter, lalu diakhiri dengan karakter n? Disinilah dibutuhkan reguler expression.
Untuk menggunakan reguler expression, Anda harus mengenal karakter-karakter khusus yang memiliki arti tersendiri jika digunakan didalam pola reguler expression.
2.1.9 Bash Shell
Sekitar tahun 1983-1990 shell yang paling populer dan banyak digunakan pada lingkungan unix adalah c shell dan bourne shell, hingga dikembangkannya bash. Bash atau Bourne Again SHell merupakan pengembangan dari shell unix sebelumnya, sh yang dibuat oleh steve bourne. Bash kompatibel dengan shell sh yang bersama-sama menggunakan fitur dari ksh dan csh. Bash merupakan perbaikan dari sh untuk mode interaktif dan penggunaan pemrograman bash dikembangkan oleh brian fox dari Free Software Foundation. Shell ini mempunyai lisensi GNU copyleft sehingga bebas digunakan. Saat ini bash semakin berkembang dan banyak dijadikan sebagai shell default untuk sistem operasi linux seperti red hat dan centos. Bash semakin sempurna dengan tambahan fasilitas yang terdapat pada c shell dan korn shell. Pada tutorial kali ini, kita akan mengulas tentang shell yang bernama bash.





BAB III
Penutup

3.1 KESIMPULAN
Linux merupakan kombinasi unik antara nama penciptanya dan nama sistem operasi yang menjadi targetnya (UNIX). Semuanya berawal dari sebuah sistem operasi bernama Minix. Minix dibuat oleh Profesor Andrew Tanenbaum. Minix adalah sistem operasi mirip UNIX yang bekerja pada PC. Torvald adalah salah seorang mahasiswa di Universitas Helsinki yang menggunakan Minix. Walaupun cukup bagus, ia belum menganggap Minix memadai. Kemudian pada tahun 1991 ia membuat sistem operasi yang merupakan clone UNIX, yang diberi nama Linux. Seperti halnya Minix, Linux tidak menggunakan kode apa pun dari vendor UNIX komersial, sehingga Torvalds mendistribusikan linux di internet secara bebas dan gratis.

Linux terus berkembang pesat, utamanya karena ada sejumlah distributor
(seperti RedHat, Caldera, dsb) yang berkompetisi untuk berebut pangsa pasar. Oleh karena itu dibentuk kelompok bernama Linux Standard Base. Kelompok ini bekerja untuk memastikan bahwa beragam distribusi Linux yang ada tetap bisa dijalankan.


3.2 SARAN

Sebaiknya pada zaman sekarang ini pengguna komputer harus tau tentang perkembangan linux karena linux yang bersifat open source (gratis untuk di gunakan). Sampai saat ini linux juga masih sedikit terserang virus, walupun tampilannya kurang menarik tetapi layak untuk di gunakan.

Sejarah Linux

Nama Linux merupakan kombinasi unik antara nama penciptanya dan nama sistem operasi yang menjadi targetnya (UNIX). Semuanya berawal dari sebuah sistem operasi bernama Minix. Minix dibuat oleh Profesor Andrew Tanenbaum. Minix adalah sistem operasi mirip UNIX yang bekerja pada PC. Torvald adalah salah seorang mahasiswa di Universitas Helsinki yang menggunakan Minix. Walaupun cukup bagus, ia belum menganggap Minix memadai. Kemudian pada tahun 1991 ia membuat sistem operasi yang merupakan clone UNIX, yang diberi nama Linux. Seperti halnya Minix, Linux tidak menggunakan kode apa pun dari vendor UNIX komersial, sehingga Torvalds mendistribusikan linux di internet secara bebas dan gratis.

Pada Oktober 5 1991, Torvalds mengeposkan sistem operasinya di newsgroup comp.os.minix. Ia mengumumkan bahwa source code Linux tersedia dan meminta bantuan programmer-programmer lain untuk ikut mengembangkannya. Ketika itu Linux masih setengah matang, sistem operasi ini hanya bisa menjalankan sedikit perintah UNIX, seperti bash, gcc dan gnu-make. Saat Linux 1.0 diluncurkan pada 1994, sistem operasi ini telah cukup stabil dan memiliki banyak feature, seperti preemptive multitasking (kemampuan untuk membagi sumber daya CPU untuk banyak aplikasi) dan symmetric multiprocessing (kemampuan untuk membagi tugas di antara banyak CPU). Linux bahkan memiliki maskotnya sendiri yang oleh torvalds dijeaskan sebagai “seekor penguin yang menggemaskan dan ramah, yang kekenyangan setelah makan banyak ikan hering”.
Pada 1996, tim pengembangan Linux yang ada diseluruh dunia mulai memberikan hasilnya. Tahun itu mereka telah membuat versi Linux untuk sejumlah versi hardware, dari Atari ST sampai Macintosh.

Linux terus berkembang pesat, utamanya karena ada sejumlah distributor
(seperti RedHat, Caldera, dsb) yang berkompetisi untuk berebut pangsa pasar. Oleh karena itu dibentuk kelompok bernama Linux Standard Base. Kelompok ini bekerja untuk memastikan bahwa beragam distribusi Linux yang ada tetap bisa dijalankan.




1.2 Kemampuan LINUX

• Multiuser
• Multiprocessor
• Multitasking, memungkinkannya program-program berjalan bersamaan
• (background)
• MultiThreading, dapat menciptakan subproses dengan cara efisien
• Pembelokkan I/O, Pipe dan Filter
• Local dan Network File System
• Security, login dengan password, ownership, group
• X-Window System
1.3 Cara Menginstal Linux

LANGKAH I
Persiapan Menginstall Linux (Debian)
Nyalakan komputer, kemudian tekan [delete] untuk masuk ke bios,
Setelah di dalam bios, pilih menu
BIOS FEATURES SETUP
tekan [ENTER]
Setelah itu pilihlah menu Boot Sequence agar menjadi CDROM,C,A
[ESC]
Pilih,
SAVE & EXIT SETUP
tekan [ENTER]
tekan y [ENTER]
Maka komputer akan mulai booting kembali dengan boot sequence pertama ke CDROM.
Masukkan CD debian yang ada kedalam CDROM.

LANGKAH II
Boot dari CD
Setelah memasukkan CD ke dalam CDROM maka tinggal tunggu CD boot.
Setelah komputer boot ke CD, akan muncul tampilan sebagai berikut:
Welcome to Deal
This is debian ...........................................
..........................................................
boot:_ [ENTER]


LANGKAH III
Pilihan Awal Penginstallan
Setelah itu komputer akan loading...
Tunggu sampai muncul tulisan sebagai berikut:
' Choose The Language '
Pilih bahasa (disarankan bahasa inggris - en). [ENTER]
' Choose Language Variant '
Pilih ' English (United States) ' [ENTER].
' Relase Notes '
Pilih [ENTER].
' Debian GNU/LINUX Installation Main Menu '
Akan ada macam-macam pilihan didalam kotak dengan bagian yang di highlight
pada pilihan yang paling atas dengan tulisan,
Next : Configure the Keyboard
tekan [ENTER].
' Select a Keyboard '
Akan ada macam-macam pilihan didalam kotak dengan bagian yang di highlight
pilih,
qwerty/us : U.S. English (QWERTY)
[ENTER]

LANGKAH IV
Menentukan Partisi Hardisk
' Debian GNU/LINUX Installation Main Menu '
Akan ada macam-macam pilihan didalam kotak dengan bagian yang di highlight
pada pilihan yang paling atas dengan tulisan,
Next : Initialize and Activate a Swap Partition
pilih,
Previous: Partition a Hard Disk
[ENTER]
' Select Disk Drive '
pilih,
/dev/hda
[ENTER]
' Lilo Limitations '
[ENTER]
' Note on additional space for the ReiserFS Journal '
[ENTER]
Akan muncul tampilan partisi yang ada pada hard Disk hda, dengan informasi ini anda akan mengetahui letak partisi swap dan letak partisi tempat anda akan meletakkan '/' (root).
pilih [ Quit ]
dengan menggerakan/menekan panah kearah kanan. [ENTER]

LANGKAH V
Menginisialisasi Partisi Swap
' Debian GNU/LINUX Installation Main Menu '
Akan ada macam-macam pilihan didalam kotak dengan bagian yang di highlight pada pilihan yang paling atas dengan tulisan,
Next : Initialize and Activate a Swap Partition
[ENTER]
' Scan for Bad Blocks? '
pilih [ENTER]
' Are You Sure? '
pilih [ENTER]

LANGKAH VI
Memilih jenis File System pada Partisi Linux
' Debian GNU/LINUX Installation Main Menu '
Akan ada macam-macam pilihan didalam kotak dengan bagian yang di highlight
pada pilihan yang paling atas dengan tulisan,
Next : Initialize a Linux Partition
[ENTER]
' Choose Filesystem Type '
Terdapat 3 pilihan pada kotak, pilih,
Ext3 : Next Generation of Ext2, a journaling filesystem
[ENTER]
' Select Partition '
Pilih partisi yang akan dijadikan "Ext3"
Terdapat 3 pilihan pada kotak, pilih,
/dev/hda2 : Linux native
[ENTER]
' Scan for Bad Blocks? '
pilih [ENTER]
' Are You Sure? '
Perhatikan baik-baik apakah benar yang anda pilih /dev/hda2 sebagai "Ext3" kalau sudah benar
pilih [ENTER]
' Mount as the Root Filesystem? '
pilih [ENTER]
LANGKAH VII
Menginstall Kernel dan Modulnya
' Debian GNU/LINUX Installation Main Menu '
Akan ada macam-macam pilihan didalam kotak dengan bagian yang di highlight pada pilihan yang paling atas dengan tulisan,
Next : Install kernel and Driver Modules
[ENTER]
' Select Installation Medium '
pilih,
cdrom : CD-ROM drive
[ENTER]
' Please insert the CD-ROM '
pilih [ENTER]
' Please Wait '
' Select Archive path '
Pilih directory tempat menginstall kernel.
/instmnt/dists/woody/main/disks-i386/current
[ENTER]
' Please Wait '


LANGKAH VIII
Memilih Driver
' Debian GNU/LINUX Installation Main Menu '
Akan ada macam-macam pilihan didalam kotak dengan bagian yang di highlight
pada pilihan yang paling atas dengan tulisan,
Next : Configure Device Driver Modules
[ENTER]
' Note about loaded drivers '
pilih, [ENTER]
' Select Category '
Akan tampil pilihan-pilihan module yang akan di pilih,
1. Pilih ' kernel/drivers/input Input Devices. ' [ENTER]
' Select kernel/driver/input modules '
pilih,
' kebdev - Keyboard support ' [ENTER]
' kebdev '
pilih, [ENTER]
' Enter Command-Line Argumens '
Tidak perlu diisi apa-apa.
[ENTER]
pilih,
' mousedev - Mouse support ' [ENTER]
' mousedev '
pilih, [ENTER]
' Enter Command-Line Argumens '
Tidak perlu diisi apa-apa.
[ENTER]
Pilih ' Exit Finish Return to previous menu. ' [ENTER]
2. Pilih ' kernel/drivers/net Drivers for network interface cards ' [ENTER]
' Select kernel/drivers/net modules '
carilah ' eepro100 ' [ENTER]
' eepro100 '
pilih, [ENTER]
atau bila gagal bisa coba bonding
' Enter Command-Line Argumens '
Tidak perlu diisi apa-apa. [ENTER]
Pilih ' Exit Finish Return to previous menu. ' [ENTER]
3. Pilih ' kernel/fs/msdos
MS-DOS file system ' [ENTER]
' Select kernel/fs/msdos modules '
pilih, ' msdos - PC BIOS ' [ENTER]
' msdos '
pilih, [ENTER]
' Enter Command-Line Argumens '
Tidak perlu diisi apa-apa.
[ENTER]
Pilih ' Exit Finish Return to previous menu. ' [ENTER]
4. Pilih ' kernel/arch/1386/kernel i386-base drivers. ' [ENTER]
pilih, ' apm ' [ENTER]
' apm '
pilih, [ENTER]
' Enter Command-Line Argumens '
Tidak perlu diisi apa-apa.
[ENTER]
pilih, ' cpuid ' [ENTER]
' cpuid '
pilih, [ENTER]
' Enter Command-Line Argumens '
Tidak perlu diisi apa-apa.
[ENTER]
Pilih ' Exit Finish Return to previous menu. ' [ENTER]
Pilih, ' Exit ' [ENTER]

LANGKAH IX
Mengkonfigurasi Jaringan
' Debian GNU/LINUX Installation Main Menu '
Akan ada macam-macam pilihan didalam kotak dengan bagian yang di highlight
pada pilihan yang paling atas dengan tulisan,
Next : Configure the network
[ENTER]
' Choose The Hostname '
Ganti tulisan ' Debian ' dengan ' LAB-OS-27-*** '
*** diganti dengan nomor komputer.
[ENTER]
' Automatic Network Configuration '
pilih, [ENTER]
' Choose the IP Address '
Ganti tulisan default-nya dengan ' 152.118.27.*** '
*** diganti dengan nomor komputer.
[ENTER]
' Choose Network Mask '
Tidak usah diganti.
[ENTER]
' What is your IP gateaway address? '
152.118.27.1
[ENTER]
' Choose Domain Name '
Tulis ' cs.ui.ac.id '
[ENTER]
' Choose the DNS Server Addresses '
Ganti dengan ' 152.118.24.2 '
[ENTER]











LANGKAH X
Menginstall Base System
' Debian GNU/LINUX Installation Main Menu '
Akan ada macam-macam pilihan didalam kotak dengan bagian yang di
highlight pada pilihan yang paling atas dengan tulisan,
Next : Install the base system
[ENTER]
' Select Installation Medium '
pilih,
' cdrom : CD-ROM drive '
[ENTER]
' Please insert the CD-ROM '
pilih, [ENTER]
' Select Archive path '
Pilih directory untuk menginstall base sistem.
/instmnt
[ENTER]
' Installing Base System, please wait '
Tunggulah sampai selesai menginstall.

LANGKAH XI
Membuat System Menjadi Bootable
' Debian GNU/LINUX Installation Main Menu '
Akan ada macam-macam pilihan didalam kotak dengan bagian yang di highlight
pada pilihan yang paling atas dengan tulisan,
Next : Make System Bootable
[ENTER]
' When should the LILO boot loader be installed ? '
Pilih,
/dev/hda : Install LILO in the MBR (use this if unsure).
[ENTER]
' Other bootable partitions '
Pilih,
Include Put all into the menu.
[ENTER]
' Securing LILO '
[ENTER]



LANGKAH XII
Membuat Boot Floppy
' Debian GNU/LINUX Installation Main Menu '
Akan ada macam-macam pilihan didalam kotak dengan bagian yang di highlight
pada pilihan yang paling atas dengan tulisan,
Next : Make a Boot Floppy
Masukkan disket(dalam keadaan baik)ke dalam floppy disk
[ENTER]
' Change Disk '
[ENTER]
Tunggulah sementara sedang membuat boot floppy

LANGKAH XIII
Mereboot Komputer
' Debian GNU/LINUX Installation Main Menu '
Akan ada macam-macam pilihan didalam kotak dengan bagian yang di highlight
pada pilihan yang paling atas dengan tulisan,
Next : Reboot The System
[ENTER]
' Reboot The System? '
Pilih,
Yes [ENTER]
Kemudian keluarkan disket dari floppy disk, sementara komputer sedang reboot.
Keluarkanlah cd deal dari cdrom.
Tunggu sampai muncul lilo boot seperti dibawah ini,
Linux
WIN/Dos
Pilih Linux [ENTER]












LANGKAH XIV
Konfigurasi System Debian
Kemudian akan masuk ke tampilan seperti dibawah ini :
' Debian System Configuration '
[ENTER]
' TimeZone Configuration '
Is the hardware clock set to GMT
Pilih,
[ENTER]
What area do you life in?
Pilih,
Asia [ENTER]
Select a city or time zone:
Pilih,
Jakarta [ENTER]
' Password setup '
Shall I enable md5 passwords?
Pilih,
[ENTER]
Shall I enable shadow passwords?
Pilih,
[ENTER]
Enter a password for the root:
Isi saja dengan 12345
[ENTER]
Re-enter password to verify:
Isi lagi dengan 12345
[ENTER]
Shall I create a normal user account now?
Pilih,
[ENTER]
' Debian System Configuration '
Shall I remove the pcmcia packages?
Pilih,
[ENTER]
Do you want to user a PPP connection to install the system.
Pilih,
[ENTER]
' Apt Configuration '
Choose the method apt should user to access to Debian archive:
Pilih,
cdrom [ENTER]
Masukkan cd deal ke dalam cdrom.
Enter CD ROM device file:
/dev/cdrom [ENTER]
Scan another CD?
pilih [ENTER]
Add another apt source?
pilih [ENTER]
Use security updates from security.debian.org?
pilih [ENTER]
Run tasksel?
pilih [ENTER]
Run dselect?
pilih [ENTER]
Run dselect?
pilih, [ENTER]
Tunggu sementara sedang mengkonfigurasi paket apa saja yang akan diambil,
sampai ada tulisan seperti di bawah ini :
Do you want to continue? [Y/n]
Ketikan y [ENTER]
Do you want to erase any previous downloaded.deb files? [Y/n]
Ketik,
y [ENTER]
Please enter to continue
[ENTER]
I can do .....
[---Please return---]
[ENTER]
You must choose one of the options below:
Enter value (default='1', 'x' to restart):
Ketik,
5 [ENTER]
'Debian System Configuration '
Have fun !
Thank you for choosing Debian.
[ENTER]



LANGKAH XV
Login
Nanti akan muncul pesan seperti dibawah ini:
LAB-OS-27-**** login :
(**** sesuai dengan komputer tempat anda menginstall)
Coba masukkan login root dan passwordnya.
Setelah itu kita akan mencoba menginstall paket.
Cara menginstallnya adalah dengan cara sebagai berikut:
ketik perintah ini di console:
apt-get install "nama paket" [ENTER]
Sebagai contoh kita akan mencoba menginstall linux.
Jadi yang harus diketikkan adalah sebagai berikut :
apt-get install linux [ENTER]
Do you want to continue? [y/n]
ketikan y [ENTER]
Setelah selesai menginstall linux coba ketikkan perintah ini di console :
linux kambing.vlsm.org [ENTER]
Jika berhasil masuk ke halaman kambing.vlsm.org berarti anda berhasil.























1.4 Kelebihan Linux dibanding system operasi lain adalah :

 Pada dasarnya semua data tersimpan di dalam hard disk walau ada beberapakondisi dimana data disimpan di disket. Linux/UNIX memberikan beberapa proses special dimana terminal, printer dan device hardware lainnya dapat diakses seperti kita mengakses file yang tersimpan dalam hard disk.
 Ketika program dijalankan, program linux dijalankan dari hard disk ke dalam RAM dan setelah dijalankan akan dinamakan sebagai proses.
 Linux/UNIX menyediakan service untuk membuat, memodifikasi program, proses dan file, sesuai kebutuhan.
 Linux/UNIX mendukung struktur file yang bersifat hierarki.
 Linux/UNIX adalah salah satu system operasi yang termasuk ke dalam kelas system operasi yang dapat melakukan multitasking (keadaan dimana suatu system operasi melakukan banyak kerjaan pada saat yang bersamaan.
 Linux?UNIX mendukung multiuser (sistem operasi yang pada saat bersamaan dapat digunakan oleh lebih dari satu user yang masuk ke dalam system. Bahkan untuk Linux juga mendukung untuk multiconsole dimana pada saat bersamaan di depan komputer langsung tanpa harus melalui jaringan dan memungkinkan lebih dari satu user masuk ke dalam sistem.
 Linux bersifat Open Source, dimana dapat dilakukan modifikasi gratis, tanpa licency. Sehingga pembayaran system operasi ini hanya dibebankan pada pendistribusian atau pencopyan.
 Linux mempunyai kemampuan untuk melakukan operating sistem secara Live CD (system dijalankan di memori, dan di load dari CD)
















1.5 distro Linux, diantaranya :
• RedHat, distribusi yang paling populer, minimal di Indonesia. RedHat merupakan distribusipertama yang instalasi dan pengoperasiannya mudah.
• Debian, distribusi yang mengutamakan kestabilan dan kehandalan, meskipun mengorbankan aspek kemudahan dan kemutakhiran program. Debian menggunakan .deb dalam paket instalasi programnya.
• Slackware, merupakan distribusi yang pernah merajai di dunia Linux. Hampir semua dokumentasiLinux disusun berdasarkan Slackware. Dua hal penting dari Slackware adalah bahwa semua isinya (kernel, library ataupun aplikasinya) adalah yang sudah teruji. Sehingga mungkin agak tua tapi yang pasti stabil. Yang kedua karena dia menganjurkan untuk menginstall dari source sehingga setiap program yang kita install teroptimasi. Dengan sistem kita. Ini alasannya dia tidak mau untuk menggunakan binary RPM dan sampai Slackware 4.0, ia tetap menggunakan libc5 bukan glibc2 seperti yang lain.
• SuSE, distribusi yang sangat terkenal dengan YaST (Yet another Setup Tools) untuk mengkonfigurasi sistem. SuSE merupakan distribusi pertama dimana instalasinya dapat menggunakan bahasa Indonesia.
• Mandrake, merupakan varian distro RedHat yang dioptimasi untuk pentium. Kalau komputer kita menggunakan pentium ke atas, umumnya Linux bisa jalan lebih cepat dengan Mandrake.
• WinLinux, distro yang dirancang untuk diinstall di atas partisi DOS (WIndows). Jadi untuk menjalankannya bisa di-klik dari Windows. WinLinux dibuat seakan-akan merupakan suatu program aplikasi under Windows. Dan masih banyak distro-distro lainnya yang telah tersedia maupun yang akan muncul.


BAB II
DASAR-DASAR LINUX

2.1 PERINTAH - PERINTAH DASAR LINUX
2.1.1 Pipeline
Pada UNIX dan Linux, hasil keluaran suatu proses program dapat diberikan sebagai input pada proses lainnya. Misalnya, jika Anda menampilkan isi direktori /etc dengan ls –1, maka hasil tampilannya akan sangat banyak dan Anda tidak sempat membaca nama file yang paling atas. Sementara itu, Anda telah mengenal perintah more, yang dapat digunakan untuk menampilkan sesuatu layar perlayar. Dengan pipeline, Anda dapat memberikan keluaran perintah ls-1 sebagai masukan perintah more. Caranya adalah sebagai berikut:

• # ls –1 /etc | more
Tanda vertical bar (|) adalah tanda yang digunakan untuk pipeline. Penggunaan pipeline pada perintah- perintah Linux tidak terbatas. Perhatikan lagi contoh berikut:
• # ls /etc | sort | more
Program sort adalah program yang akan mensortir inputnya dan menampilkan hasilnya ke layar monitor.




2.1.2 Filter
Dengan menggunakan pipeline, Anda dapat melakukan filter, atau penyaringan hasil proses suatu program untuk ditampilkan sesuai dengan kriteria yang Anda tentukan. Misalnya tampilan layar per layar (dengan pipeline ke more) atau tampilan tersortir (dengan pipeline ke sort).
Ada banyak perintah Linux dan Unix lainnya yang dapat Anda gunakan untuk melakukan penyaringan ini. Beberapa diantaranya adalah:

2.1.3 Perintah grep
Perintah grep digunakan untuk menyaring masukanya dan menampilkan baris-baris yang hanya mengandung pola yang Anda tentukan. Pola ini disebut reguler expression.
Misalnya, pada Linux terdapat perintah w yang digunakan untuk mengetahui siapa saja yang sedang login pada komputer Anda.
Untuk mengetahui siapa saja yang telah login sejak malam dan sore hari, Anda dapat menyaring tampilan perintah w sehingga hanya menampilkan baris-baris yang mengandung karakter “PM”
• # w –h I grep PM
Catatan: Option –h akan menghilangkan header tampilan perintah w
Perintah grep dapat juga digunakan tanpa pipeline, yaitu mengambil inputnya langsung dari file. Misalnya, pada UNIX dan Linux terdapat file /etc/passwd yang berisi database user account yang terdapat pada komputer Anda. Jika Anda hendak melihat baris-baris pada file /etc/passwd yang mengandung kata dan (artinya Anda hendak mengetahui user account di komputer Anda yang namanya namanya mengandung kata dan, misalnya daniel, dani, buldan, dan sebagainya ), gunakan perintah:
• # grep dan /etc/passwd

2.1.4 Perintah wc
Perintah wc dapat Anda gunakan untuk menghitung jumlah baris, kata, dan karakter dari baris-baris masukan yang diberikan kepadanya. Untuk mengetahui berapa baris, gunakan option –1, untuk mengetahui berapa kata, digunakan option –w, dan untuk mengetahui berapa karakter, gunakan option –c. Jika salah satu option itu tidak Anda gunakan, maka tampilannya adalah jumlah baris, jumlah kata, dan jumlah karakter.
Misalnya jika Anda ingin mengetahui berapa jumlah file yang ada pada direktori /etc, maka ketikkan perintah:
• # ls /etc I wc –1
Hasilnya adalah :
84 753 4908
Artinya bahwa hasil tampilan isi direktori /etc terdiri dari 84 baris (file dan direktori), 753 kata, dan 4908 karakter. Perhatikan bahwa perintah ls umumnya manampilkan hasilnya dalam bentuk beberapa kolom, namun jika Anda menggunakan pipeline, ls secara otomatis mengubah tampilannya menjadi satu kolom.
Perintah wc dapat juga digunakan tanpa pipeline, yaitu mengambil inputnya langsung dari file.
Jika Anda jalankan perintah:
• # wc data.txt
maka hasilnya adalah
3 15 104 data
yang artinya adalah bahewa file data.txt terdiri atas tiga baris, 15 kata, dan 104 karakter.



2.1.5 Perintah sort
Perintah sort digunakan untuk mensortir masukannya berdasarkan urutan nomor ASCII dari karakter. Misalnya Anda memiliki file kelas1.txt yang isinya sebagai berikut:
Badu
Zulkifli
Yulizir
Yudi
Ade
Maka untuk menampilkan file itu dengan urutan yang beraturan, gunakan perintah
• # sort kelas1.txt
Misalnya Anda memiliki lagi file kelas2.txt yang isinya sebagai berikut:
Budi
Gama
Asep
Mukhlis
Maka untuk mencetak di printer kedua file yang Anda miliki itu dengan urutan berdasarkan abjad, gunakan perintah:
• # cat kelas1.txt kelas2.txt | sort |lpr
Catatan: Perintah lpr adalah perintah untuk mencetak inputnya ke langsung printer.

2.1.6 Perintah cut
Perintah cut digunakan untuk mengambil kolom tertentu dari baris-baris masukannya, yang ditentukan pada option –c. Misalnya Anda ingin memproses hasil perintah who yang menampilkan informasi user yang sedang login suatu saat.
Seperti terlihat, nama user ditampilkan pada kolom 1-8, dan untuk mengambil kolom ini saja, Anda dapat menggunakan:
• # who | cut -c1-8
Hasilnya adalah
Daniel
train-01
train-02
Catatan: Istilah kolom yang dimaksud di sini adalah kolom-kolom karakter yang terdapat pada layar monitor atau terminal Anda, biasanya maksimal 80 kolom.
Lihat pada manual (man cut) untuk cara penggunaan perintah ini secara lebih detail.

2.1.7 Perintah uniq
Perintah uniq digunakan untuk menghilangkan baris-baris berurutan yang mengalami duplikasi, biasanya digabungkan dalam pipeline dengan sort. Misalnya jika Anda memiliki file kelas.txt dengan isi:
Bambang
Badu
Budi
Ade
Bambang
Ade
Maka untuk menghilangkan baris-baris yang mengalami duplikasi, gunakan perintah:
# cat kelas.txt |sort |
uniq
Catatan : Lihat pada manual (man uniq) untuk cara penggunaan perintah ini secara lebih detail.

2.1.8 Reguler expression
Reguler expression adalah cara untuk menentukan sebuah pola karakter untuk pencarian dan pemfilteran. Dengan reguler expression, Anda tidak harus menentukan pola karakter yang eksak, misalnya pada perintah grep, untuk mencari baris-baris yang mengandung kata dan, Anda tinggal menggunakan grep. Namun bagaimana jika Anda ingin mencari baris-baris yang mengandung kata yang dimulai dengan karakter H, diikuti dengan sembarang karakter, lalu diakhiri dengan karakter n? Disinilah dibutuhkan reguler expression.
Untuk menggunakan reguler expression, Anda harus mengenal karakter-karakter khusus yang memiliki arti tersendiri jika digunakan didalam pola reguler expression.
2.1.9 Bash Shell
Sekitar tahun 1983-1990 shell yang paling populer dan banyak digunakan pada lingkungan unix adalah c shell dan bourne shell, hingga dikembangkannya bash. Bash atau Bourne Again SHell merupakan pengembangan dari shell unix sebelumnya, sh yang dibuat oleh steve bourne. Bash kompatibel dengan shell sh yang bersama-sama menggunakan fitur dari ksh dan csh. Bash merupakan perbaikan dari sh untuk mode interaktif dan penggunaan pemrograman bash dikembangkan oleh brian fox dari Free Software Foundation. Shell ini mempunyai lisensi GNU copyleft sehingga bebas digunakan. Saat ini bash semakin berkembang dan banyak dijadikan sebagai shell default untuk sistem operasi linux seperti red hat dan centos. Bash semakin sempurna dengan tambahan fasilitas yang terdapat pada c shell dan korn shell. Pada tutorial kali ini, kita akan mengulas tentang shell yang bernama bash.





BAB III
Penutup

3.1 KESIMPULAN
Linux merupakan kombinasi unik antara nama penciptanya dan nama sistem operasi yang menjadi targetnya (UNIX). Semuanya berawal dari sebuah sistem operasi bernama Minix. Minix dibuat oleh Profesor Andrew Tanenbaum. Minix adalah sistem operasi mirip UNIX yang bekerja pada PC. Torvald adalah salah seorang mahasiswa di Universitas Helsinki yang menggunakan Minix. Walaupun cukup bagus, ia belum menganggap Minix memadai. Kemudian pada tahun 1991 ia membuat sistem operasi yang merupakan clone UNIX, yang diberi nama Linux. Seperti halnya Minix, Linux tidak menggunakan kode apa pun dari vendor UNIX komersial, sehingga Torvalds mendistribusikan linux di internet secara bebas dan gratis.

Linux terus berkembang pesat, utamanya karena ada sejumlah distributor
(seperti RedHat, Caldera, dsb) yang berkompetisi untuk berebut pangsa pasar. Oleh karena itu dibentuk kelompok bernama Linux Standard Base. Kelompok ini bekerja untuk memastikan bahwa beragam distribusi Linux yang ada tetap bisa dijalankan.


3.2 SARAN

Sebaiknya pada zaman sekarang ini pengguna komputer harus tau tentang perkembangan linux karena linux yang bersifat open source (gratis untuk di gunakan). Sampai saat ini linux juga masih sedikit terserang virus, walupun tampilannya kurang menarik tetapi layak untuk di gunakan.

WINDOWS VISTA DAN SEVEN

2.1 SEJARAH WINDOWS 7
Windows 7 saat ini sudah memasuki tahap Beta, yang berarti sudah dapat dipastikan sistem operasi terbaru ini tak lama lagi akan hadir. Windows 7 didesain berdasarkan tren yang berkembang dan didesain agar tetap responsif dalam PC dengan spesifikasi minimal, efisien dalam penggunaan energi, dan tetap aman untuk digunakan.
Pembahasan tentang Windows 7 tentu merupakan sesuatu yang sangat menarik dan sampai saat ini, developer Microsoft di Redmond masih menambahkan fitur-fitur yang merupakan masukkan dari pengguna Windows edisi sebelumnya, agar dapat dicapai kepuasan pengguna yang maksimal.
Pada tanggal 28 Oktober 2008, Microsoft mendemokan untuk pertama kalinya ke publik Windows 7 versi PreBeta (build 6801) dalam acara Professional Developer Conference 2008 di Los Angeles, California.
PDC adalah acara multitahunan yang digelar oleh Microsoft semenjak 1991 khusus untuk pengembang dan arsitek perangkat lunak. Konferensi ini diselenggarakan untuk membantu para pengembang perangkat lunak memahami lebih dalam mengenai teknologi masa depan Microsoft.
Pada tahun 1975 Bill Gates dan Paul Allen merancang Altair Basic yang kemudian menjadi fondasi bagi sistem operasi pertama Microsoft. Visual Studio dan .NET Framework adalah fondasi bagi pengembangan aplikasi Windows saat ini, termasuk Windows Vista dan Windows 7 mendatang. Pada PDC 2008 juga diumumkan rencana kehadiran Visual Studio 2010 dan .NET Framework 4.0 sebagai fondasi bagi pengembangan aplikasi Windows masa depan.
Pada kesempatan tersebut diumumkan juga bahwa Windows 7 akan menjadi nama resmi. Pada awalnya Windows 7 adalah nama kode (code name). Sedangkan seperti yang kita ketahui bersama bahwa nama kode dari Windows Vista adalah Longhorn. Hal ini memang agak jarang terjadi dimana nama kode (nama pada saat proses pengembangan), sama dengan nama final. Selama beberapa tahun terakhir generasi Windows memiliki nama yang berbeda, Windows 95, Windows 98, Windows XP, dan Windows Vista. Secara sederhana karena ini adalah generasi Windows ketujuh maka "Windows 7" jadi alasan yang masuk akal.
Kemunculan Windows 7 versi PreBeta ini memberikan rasa penasaran yang sangat besar dikalangan publik. Ekspektasi pengguna terhadap sistem operasi penerus dari Windows Vista ini terus bermunculan. Harapan yang paling dasar yang ada dibenak setiap individu tentu adalah sistem operasi yang responsif, aman, handal, dan mampu menjadi fondasi yang baik bagi aplikasi maupun perangkat digital.
Akhirnya pada tanggal 7 Januari 2009, Chief Executive Office Microsoft, Steve Ballmer mengumumkan secara resmi kehadiran versi Beta dari Windows 7 (build 7000) dalam acara CES (Consumer Electronic Show) di Las Vegas.
Mike Ybarra, General Manager Windows mengumumkan rencana kehadiran SKU (Stock Keeping Unit) dari Windows 7 kedalam dua edisi utama yaitu Windows 7 Home Premium dan Windows 7 Professional untuk bisnis. Windows 7 Ultimate direncanakan akan tetap ada untuk memberikan opsi bagi pengguna yang membutuhkan paket sistem operasi yang lengkap.
Pada saat yang bersamaan, Brad Brooks, Corporate Vice President Microsoft untuk Windows Consumer Product Marketing mengumumkan bahwa pengembangan Windows 7 difokuskan untuk penggunaan diperangkat mobile seperti mini notebook. Windows 7 dikembangkan agar tetap responsif dalam prosesor dan memori komputer dengan spesifikasi minimal, efisien dalam penggunaan energi, aman digunakan dalam berbagai macam jaringan internet, dan mampu memanfaatkan teknologi-teknologi terbaru perangkat keras secara maksimal.
Hal ini mengingat permintaan pasar yang cukup tinggi untuk mini notebook atau yang biasa kita sebut dengan netbook. IDC merilis sebuah data bahwa penjualan netbook ditahun 2008 mencapai 11.4 juta dan diprediksikan akan naik hingga 42.2 juta pada tahun 2012.

2.2 SEJARAH WINDOWS VISTA
Windows Vista adalah versi terbaru Microsoft Windows, sistem operasi berbasis grafis dari Microsoft yang digunakan pada komputer pribadi (PC), baik untuk pengguna rumahan maupun bisnis, pada komputer laptop, maupun media center. Sebelum diumumkan dengan nama Windows Vista pada 22 Juli 2005, sistem operasi ini lebih dikenal dengan codename Longhorn (berasal dari nama Longhorn Saloon, sebuah bar terkenal di Whistler, British Columbia, Kanada)
Setelah meraih kesukesan besar dengan Windows XP, Microsoft tidak lantas berhenti begitu saja mengembangkan Windows. Versi terbaru dari Windows, disebut dengan Windows Vista, dirilis pada tanggal 30 November 2006 bagi kalangan bisnis sementara untuk kalangan pengguna rumahan dirilis pada tanggal 30 Januari 2007. Windows Vista memang dicanangkan agar memiliki keamanan yang lebih tangguh dibandingkan dengan versi-versi sebelumnya, dengan memperkenalkan sebuah modus pengguna yang terbatas, yang disebut sebagai User Account Control (UAC), untuk menggantikan filosofi "administrator-by-default" yang diberlakukan pada Windows XP. Windows Vista juga memperkenalkan fitur grafik yang jauh lebih "memikat", yang disebut dengan Windows Aero GUI, aplikasi yang baru (seperti halnya Windows Calendar, Windows DVD Maker dan beberapa game baru termasuk Chess Titans, Mahjong, dan Purble Place). Selain itu, Windows Vista juga menawarkan versi Microsoft Internet Explorer yang lebih aman, serta Windows Media Player versi baru (versi 11). Windows Vista, menampilkan antarmuka grafis Aero-nya yang memikat, Welcome screen dan menu Start.
Windows Vista menggunakan nomor versi 6.0, sehingga memang terdapat perbedaan versi yang signifikan jika dibandingkan dengan Windows XP yang menggunakan nomor versi 5.1 atau Windows Server 2003 (5.2). Karena, memang Windows Vista memiliki banyak perbedaan yang mendasar, khususnya pada bagian arsitektur dasar sistem operasi.

2.3 SPESIFIKASI HARDWARE DALAM PENGINSTALAN
WINDOWS 7

Pada tahun 2008, Windows 7 dipresentasikan pertama kalinya dengan berbagai kecanggihannya, diantaranya multi-touch support, tetapi karena kebanyakan PC dan laptop yang beredar saat ini belum sepenuhnya mendukung multi-touch, mungkin kegunaannya belum begitu dibutuhkan untuk saat ini.
Diakhir tahun 2008, microsoft merilis versi beta dari Windows 7. Filenya berbentuk ISO, yang harus dibakar kedalam keping DVD terlebih dahulu, karena besar installernya ini mencapai 2,5 GB. Dan siapkan harddisk untuk instalasinya sebesar 6GB.
Yang paling terasa dari Windows 7 ini kalau dibandingkan dengan Windows Vista, adalah proses booting dan shutdown yang jauh lebih cepat. Selain itu beberapa aplikasi seperti Windows Media Centre juga berjalan lebih mulus dan terasa lebih ringan.




Spesifikasi minimum untuk menjalankan Windos 7 adalah :
o 1 GHz 32-bit or 64-bit processor
o 1 GB of system memory
o 16 GB of available disk spacen
o Support for DirectX 9 graphics with 128 MB memory (to enable the Aero theme)
o DVD-R/W Drive
2.4 SPESIFIKASI HARDWARE DALAM PENGINSTALAN
WINDOWS VISTA

Prosesor 64 bit seperti Intel Pentium 4 dgn EM64T, Intel Pentium 4 Extreme Edition dgn EM64T, dan AMD Athlon 64, AMD Athlon 64 FX, Mobile AMD Athlon 64, dan AMD Turion 64. Karena prosesor x64 menjalankan sistem operasi windows 32-bit (xp ke bawah) atau 64-bit (longhorn/vista) lebih baik. Memori minimal 512 mb, kecuali jika banyak mendisain grafis atau banyak membuka aplikasi dalam sekali jalan maka memori minimal 1 gb lebih baik. Grafisnya minimal mendukung direct-x versi 9 dan minimal memorinya 64 mb. Jika memilih untuk memakai kartu grafis terintergrasi direkomendasikan memakai mobo yg chipsetnya Intel's 945G express chipset atau ATI RS400 atau keluarga chipset ATI RS480.
Untuk laptop yang ingin memakai fasilitas AEROnya windows vista (tampilan 3D seperti kaca) direkomendasikan memakai discrete card (non-integrated graphic card), kecuali jika memakai graphic integrated pada laptop terbaru beberapa lama setelah vista terilis. Media penyimpanan : Integrated Drive Electronics (IDE) hard disk 7200 RPM dan chachenya 2 MB. DVD yang mampu baca tulis akan menjadi elemen penting dalam windows vista yang dapat mendukung tipe -RW dan +RW (i.e., DVD±RW) untuk memastikan kompatibilitas penuh.
2.5 ADDING PROGRAM GROUPS WINDOWS 7

1. Klik kanan pada daerah kosong pada taskbar.
2. Klik group by - Name




2.6 ADDING PROGRAM GROUPS WINDOWS VISTA
1. Klik kanan pada daerah kosong pada taskbar.
2. Klik group by - Name



2.7 ARRANGING ICON PADA WINDOWS VISTA
Ikuti caranya berikut :
1. Klik kanan pada folder yang ingin diubah iconnya lalu klik PROPERTIES.













2. Lalu ke Cuztomize >> Change Icon




3. Pilih gambar icon yang ingin diubah menjadi icon folder tadi. Untuk mengganti Ikon/Icon Folder di windows 7 tidak berbeda jaun dengan yang cara mengganti ikon folder di windows Xp, begitu juga cara untuk mengganti ikon folder di windows vista.
Untuk menggubah icon folder anda perlu klik kanan di folder yang ingin diganti ikon nya, lalu pilih menu Properties.

Pada jendela yang muncul klik pada tab Costumize dan tekan pada tombol Change Icon... Maka jendela baru akan muncul lagi.

Dari sini anda dapat mencari file yang ber ekstensi *.ico di komputer anda untuk dijadikan ikon baru di folder anda. Bisa juga dengan menggunaan ikon yang telah disediakan oleh windows
2.8 CHANGING THE DIRECTORY VIEW PADA WINDOWS 7
Langkah-langkah
• klik kanan pada driver D
• kemudian pilih sort by - name

Gambar untuk mengubah tampilan folder
2.9 CHANGING THE DIRECTORY VIEW PADA WINDOWS VISTA
Langkah-langkah
• klik kanan pada driver D
• kemudian pilih sort by - name



2.10 CREATE DIRECTORY WINDOWS 7
• klik kanan pada driver D
• lalu pilih new - folder

2.11 CREATE DIRECTORY WINDOWS VISTA








Gambar untuk membuat directory file

2.12 FORMATTING DISK PADA WINDOWS 7
1. Buka Menu explorer, klik kanan pada Icon Start pilih Open Windows explorer atau tekan (windows Key pada keyboard+E),
Kemudian akan muncul tampilan sebagai berikut.

2. Pilih disk mana yang akan diformat.
3. Jika memilih drive D: kemudian klik kanan pada icon drive D, pilih format, akan muncul tampilan sebagai berikut.

4. Klik Start Untuk memulai pemformatan..
2.13 FORMATTING DISK PADA WINDOWS VISTA
1. Buka Menu explorer, klik kanan pada Icon Start pilih Open Windows explorer atau tekan (windows Key pada keyboard+E),
Kemudian akan muncul tampilan sebagai berikut.

2. Pilih disk mana yang akan diformat.
3. Jika memilih drive D: kemudian klik kanan pada icon drive D, pilih format, akan muncul tampilan sebagai berikut.

4. Klik Start Untuk memulai pemformatan..
2.14 CONFIGURATION SERIAL PORT

Port serial adalah komunikasi serial interface fisik melalui yang mentransfer informasi dalam atau keluar satu bit pada suatu waktu (kontras port paralel ). Sepanjang sebagian besar sejarah komputer pribadi , mentransfer data melalui port serial terhubung komputer untuk perangkat seperti terminal dan berbagai perangkat.
Interface seperti Ethernet , FireWire , dan USB semua mengirim data sebagai serial aliran , istilah "serial" port biasanya mengidentifikasi hardware lebih atau kurang sesuai dengan RS-232 standar, dimaksudkan untuk antarmuka dengan modem atau dengan perangkat komunikasi yang serupa.



Gambar DE-9 konektor digunakan untuk port serial pada IBM PC yang kompatibel komputer.
Gambar serial port

Rabu, 17 November 2010

BAB VIII PERTENTANGAN-PERTENTANGAN SOSIAL DAN INTEGRSASI MASYARAKAT

STUDY KASUS
Harga diri adalah penilaian tentang pencapaian diri dengan menganalisa seberapa jauh perilaku sesuai dengan ideal diri, ( Keliat B.A , 1992 ). Harga diri rendah adalah evaluasi diri dan perasaan tentang diri atau kemampuan diri yang negatif, dapat secara langsung atau tidak langsung di ekspresikan.

Harga diri rendah berhubungan dengan koping individu tidak efektif, koping merupakan respon pertahanan individu terhadap suatu masalah. Jika koping itu tidak efektif maka individu tidak bisa mencapai harga dirinya dalam mencapai suatu perilaku.

Harga diri merupakan penilaian seseorang terhadap dirinya, individu dengan harga diri rendah akan merasa tidak mampu , tidak berdaya, pesimis dapat menghadapi kehidupan, dan tidak percaya pada diri sendiri. Untuk menutup rasa tidak mampu individu akan banyak diam, menyendiri, tidak berkomunikasi dan menarik diri dari kehidupan sosial.

http://rahman-alfatah.blogspot.com/2010/03/laporan-pendahuluan-ii-i.htm

teori dan materi bab VIII


1. Kepentingan Individu Untuk Memperoleh Harga Diri
Kepentingan merupakan dasar dari timbulnya tingkah laku individu. Individu bertingkah laku karena ada dorongan untuk memenuhi individu itu sendiri. Jika individu berhasil dalam memenuhi kepentingannya, maka ia akan merasa puas dan sebaliknya kegagalan dalam memenuhi kepentingan ini akan banyak menimbullkan masalah baik bagi dirinya maupun bagi lingkungannya.
Pada umumnya secara pskologis dikenal ada dua jenis kepentingan dalam diri individu, yaitu kepentingan untuk memenuhi kebutuhan biologis dan kebutuhan sosial/pskologis. Oleh karena individu mengandung arti bahwa tidak ada dua orang individu yang sama persis didalam aspek pribadinya baik jasmani maupun rohani, maka dengan sendirinya timbul perbedaan individu dalam hal kepentingannya. Perbedaan tersebut secara garis besar disebabkan oleh dua faktor, yaitu faktor pembawaan dan lingkungan sosial sebagai komponen utama bagi terbentuknya keunikan individu. Perbedaan pembawaan akan memungkinkan perbedaan individu dalam hal kepentingannya, meskipun dengan lingkungan yang sama. Sebaliknya lingkungan yang berbeda akan memungkinkan timbulnya perbedaan individu dalam hal kepentingan meskipun pembawaannya sama.
Harga diri individu mempunyai pengaruh yang kuat terhadap perilaku yang ditampilkannya. Mc Dougall (1926) mengemukakan harga diri merupakan pengatur utama perilaku individu atau merupakan pemimpin bagi semua dorongan. Kepadanya bergantung kekuatan pribadi, tindakan dan integritas diri.
Rosenberg (Gilmore, 1974) mengemukakan karakteristik individu yang memiliki harga diri mantap yaitu memiliki kehormatan dan menghargai diri sendiri seperti adanya. Sebaliknya, individu yang memiliki harga diri rendah cenderung memiliki sikap penolakan diri, kurang puas terhadap diri sendiri, dan merasa rendah diri.
Harga diri merupakan salah satu kebutuhan penting manusia. Maslow dalam teori hierarki kebutuhannya menempatkan kebutuhan individu akan harga diri sebagai kebutuhan pada level puncak, sebelum kebutuhan aktualisasi diri. Dikemukakannya, most normal people have a need for self respect or self esteem and the esteem of others (Jordan et.al., 1979).
Balnadi Sutadipura (1983) menyebutkan bahwa kebutuhan harga diri merupakan kebutuhan seseorang untuk merasakan bahwa dirinya seorang yang patut dihargai dan dihormati sebagai manusia yang baik. Hal senada dikemukakan Abdul Aziz Ahayadi (1985) bahwa kebutuhan harga diri sebagai kebutuhan seseorang untuk dihargai, diperhatikan dan merasa sukses. Dari kedua pendapat di atas dapat dimaknai, bahwa setiap individu normal pasti berharap dan menginginkan dapat merasakan hidup sukses, dihormati dan dihargai sebagai manusia.
Pentingnya pemenuhan kebutuhan harga diri individu, khususnya pada kalangan remaja, terkait erat dengan dampak negatif jika mereka tidak memiliki harga diri yang mantap. Mereka akan mengalami kesulitan dalam menampilkan perilaku sosialnya, merasa inferior dan canggung. Namun apabila kebutuhan harga diri mereka dapat terpenuhi secara memadai, kemungkinan mereka akan memperoleh sukses dalam menampilkan perilaku sosialnya, tampil dengan kayakinan diri (self-confidence) dan merasa memiliki nilai dalam lingkungan sosialnya (Jordan et. al. 1979).
http://nurulfikri.sch.id/index.php?option=com_content&view=article&id=198:harga-diri-catid=47:pendidikan&Itemid=137



OPINI :

Setiap orang diciptakan untuk mendapatkan pengakuan harga diri dari lingkungannya maupun dari lingkungan keluarga maupun masyarakat. adapun harga diri yang didapatkan dari setiap lingkungan pun berbeda-beda . Ada yang di junjung tinggi , diangkat-angkat derajat nya disuatu tempat . Ada yang direndah-rendahkan, dicela , diejek , dihina-hina dilingkungan tertentu juga . Yang terpenting adalah dalam berinteraksi sosial diperlukan pengetahuan adaptasi terhadap lingkungan yang ia dapat . Karna sesorang dapat mendapatkan apa yang ia butuhkan apabila dia memberikan kebutuhan bagi orang lain meski yang ia dapatkan adalah penghinaan harga diri dari orang-orang tersebut . Penghargaan diri yang rendah , yang disebabkan penilaian buruk dari orang lain kepada kita . Sebenarnya , penilaian buruk dari orang lain kepada kita adalah suatu kritikan yang harus membuat kita dapat lebih bagus lagi dari sebelumnya. Harga diri rendah juga belum tentu yang menyebabkan kita jadi penyendiri dan anti sosial . Harga diri rendah dinilai dari rasa bersyukur kita atas apa yang kita dapat dan perilaku kita kepada orang lain , sehingga kita tidak mendapatkan penilian rendah dari orang lain

Kamis, 11 November 2010

BAB 7. MASYARAKAT PERKOTAAN DAN MASYARAKAT DESA

KELOMPOK : 2
1ka 24

Study Kasus
Melihat dari berbagai aspek yang ada, baik kita lihat secara langsung ataupun melalui media informasi, baik cetak maupun media elektronik, bahwa betapa fenomena hidup yang ada dipedesaan mulai mengalami pergeseran nilai, norma serta adat istiadat yang tidak lagi dihiraukan oleh banyak penduduk desa yang ingin merasa kehidupannya berubah, baik ekonomi maupun status sosialnya.
Serta fenomena kehidupan perkotaan yang mempunyai motto hidup “Biar tekor asal Tersohor” menjadi sebuah gaya hidup serba boleh, walaupun itu melabrak norma-norma hukum lebih-lebih norma agama.
http://www.gudangmateri.com/2010/04/masyarakat-desa-dan-masyarakat-kota.html

Teori dan materi point 7

A. Dua Tipe Masyarakat
Apabila kita berbicara tentang masyarakat, terutama jika kita mengemukakannya dari sudut antropologi, maka kita mempunyai kecenderungan untuk melihat 2 tipe masyarakat :
1. Satu masyarakat kecil yang belum begitu kompleks, yang belum mengenal pembagian kerja, belum mengenal struktur dan aspek-aspeknya masih dapat dipelajari sebagai satu kesatuan.
2. Masyarakat yang sudah kompleks. yang sudah jauh menjalankan spesialisasi dalam segala bidang. karena ilmu pengetahuan modern sudah maju, teknologi maju. sudah mengenal tulisan, satu masyarakat yang sukar diselidiki dengan baik dan didekati sebagian saja.
Sebenarnya pembagian masyarakat dalam 2 tipe itu hanya untuk keperluan penyelidikan saja. Dalam satu masa sejarah antropologi, masyarakat yang sederhana itu menjadi obyek penyelidikan dari antropologi, khususnya antropologi sosial. Sedang masyarakat yang kompleks, adalah terjadi obyek penyelidikan sosiologi.
Sekarang ruang lingkup penyelidikan antropologi dan sosiologi tidak mempunyai batas-batas yang jelas. Hanya pada metode-metode penyelidikan ada beberapa perbedaan. Antropologi sosial mengarahkan penyelidikannya ke arah perkotaan, sedang sosiologi melebarkan studinya ke daerah pedesaan. Sebenarnya dua tipe masyarakat itu berbeda secara gradual saja, bukan secara prinsipil.

B. Ciri-Ciri Masyarakat Kota
1. Kehidupan keagamaan berkurang bila dibandingkan dengan kehidupan keagamaan di desa. Kegiatan-kegiatan keagamaan hanya setempat di tempat-tempat peribadatan, seperti : di masjid, gereja. Sedangkan di luar itu, kehidupan masyarakat berada dalam lingkungan eonomi, perdagangan. cara kehidupan demikian mempunyai kecenderungan ke arah keduniawian, bila dibandingkan dengan kehidupan warga masyarakat desa yang cenderung ke arah keagamaan.
2. Orang kota pada umumnya dapat mengurus dirinya sendiri tanpa harus bergantung pada orang-orang lain. Yang terpenting di sini adalah manusia perorangan atau individu. Di kota-kota kehidupan keluarga sering sukar untuk disatukan, sebab perbedaan kepentingan, paham politik, perbedaan agama, dan sebagainya.
3. Pembagian kerja di antara warga-warga kota juga lebih tegas dan mempunyai batas-batas yang nyata. Misalnya seorang pegawai negeri lebih banyak bergaul dengan rekan-rekannya daripada tukang-tukang becak, tukang kelontong atau pedagang kaki lima lainnya. Seorang sarjana ekonomi akan lebih banyak bergaul dengan rekannya dengan latar belakang pendidikan dalam ilmu ekonomi daripada dengan sarjana-sarjana ilmu politik, sejarah, atau yang lainnya. Begitu pula dalam lingkungan mahasiswa mereka lebih senang bergaul dengan sesamanya daripada dengan mahasiswa yang tingkatannya lebih tinggi atau rendah.
4. Kemungkinan-kemungkinan untuk mendapatkan pekerjaan juga lebih banyak diperoleh warga kota daripada warga desa. Pekerjaan para warga desa lebih bersifat seragam, terutama dalam bidang bertani. Oleh karena itu pada masyarakat desa tidak banyak dijumpai pembagian kerja berdasarkan keahlian. Lain halnya di kota, pembagian kerja sudah meluas, sudah ada macam-macam kegiatan industri, sehingga tidak hanya terbatas pada satu sektor pekerjaan. Singkatnya, di kota banyak jenis-jenis pekerjaan yang dapat dikeriakan oeh warga-warga kota, mulai dari pekerjaan yang sederhana sampai pada yang bersifat teknologi.
5. Jalan pikiran rasional yang pada umumnya dianut masyarakat perkotaan, menyebabkan bahwa interaksi-interaksi yang terjadi lebih didasarkan pada faktor kepentingan daripada faktor pribadi.
6. Jalan kehidupan yang cepat di kota-kota, mengakibatkan pentingnya faktor waktu bagi warga kota, sehingga pembagian waktu yang tyeliti sangat penting, untuk dapat mengejar kebutuhan-kebutuhan seorang individu.
7. Perubahan-perubahan sosial tampak dengan nyata di kota-kota, sebab kota-kota biasanya terbuka dalam menerima pengaruh-pengaruh dari luar. Hal ini sering menimbulkan pertentangan antara golongan tua dengan golongan muda. Oleh karena itu golongan muda yang belum sepenuhnya terwujud kepribadiannya, lebih sering mengikuti pola-pola baru dalam kehidupannya.

C. Perbedaan Antara Desa Dan Kota
Ada beberapa ciri yang dapat dipergunakan sebagai petunjuk untuk membedakan antara desa dan kota. Dengan melihat perbedaan-perbedaan yang ada mudah-mudahan akan dapat mengurangi kesulitan dalam menentukan apakah suatu masyarakat dapat disebut sebagai masyarakat pedesaan atau masyarakat perkotaan.
Ciri-ciri tersebut antara lain :
1) jumlah dan kepadatan penduduk;
2) lingkungan hidup;
3) mata pencaharian;
4) corak kehidupan sosial;
5) stratifikasi sosial;
6) mobilitas sosial;
7) pola interaksi sosial;
8) solidaritas sosial; dan
9) kedudukan dalam hierarki sistem administrasi nasional.

Meskipun tidak ada ukuran pasti, kota memiliki penduduk yanag jumlahnya lebih banyak dibandingkan desa. Hal ini mempunyai kaitan erat dengan kepadatan penduduk, yaitu jumlah penduduk yang tinggal pada suatu luas wilayah tertentu, misalnya saja jumlah per KM " (kilometer persegi) atau jumlah per hektar. Kepadatan penduduk ini mempunyai pengaruh yang besar terhadap pola pembangunan perumahan. Di desa jumlah penduduk sedikit, tanah untuk keperluan perumahan cenderung ke arah horisontal, jarang ada bangunan rumah bertingkat. Jadi karena pelebaran samping tidak memungkinkan maka untuk memenuhi bertambahnya kebutuhan perumahan, pengembangannya mengarah ke atas.
Lingkungan hidup di pedesaan sangat jauh berbeda dengan di perkotaan. Lingkungan pedesaan terasa lebih dekat dengan alam bebas. Udaranya bersih, sinar matahari cukup, tanahnya segar diselimuti berbagai jenis tumbuh-tumbuhan dan berbagai satwa yang terdapat di sela-sela pepohonan, di permukaan tanah, di rongga-rongga bawah tanah ataupun berterbangan di udara bebas. Air yang menetes, merembes atau memancar dari sumber-sumbernya dan kemudian mengalir melalui anak-anak sungai mengairi petak-petak persawahan. Semua ini sangat berlainan dengan lingkungan perkotaan yang sebagian besar dilapisi beton dan aspal. Bangunan-bangunan menjulang tinggi saling berdesak-desakan dan kadang-kadang berdampingan dan berhimpitan dengan gubug-gubug liar dan pemukiman yang padat.
Udara yang seringkali terasa pengap, karena tercemar asap buangan cerobong pabrik dan kendaraan bermotor. Hiruk-pikuk, lalu lalang kendaraan ataupun manusia di sela-sela kebisingan yang berasal dariberbagai sumber bunyi yang seolah-olah saling berebut keras satu sama lain. Kota sudah terlalu banyak mengalami sentuhan teknologi, sehingga penduduk kota yang merindukan alam kadang-kadang memasukkan sebagian alam ke dalam rumahnya, baik yang berupa tumbuh-tumbuhan, bahkan mungkin hanya gambarnya saja.
Harwantiyoko dan Neltje F. Katuk. MKDU ILMU SOSIAL DASAR. Penerbit Gunadarma. Pondok Cina, Depok, 1996.
Opini


Perbedaan antara masyarakat pedesaan dan masyarakat kota sangat signifikan jauhnya . Orang kota pada umumnya dapat mengurus dirinya sendiri tanpa harus bergantung pada orang-orang lain. Pembagian kerja di antara warga-warga kota juga lebih tegas dan mempunyai batas-batas yang nyata .Jadi ,dengan adanya perbedaan antara kehidupan desa dengan kota , menyebabkan kesenjangan sosial yang menimbulkan masalah sosial dan penyebaran budaya dan tekhnologi yang terhambat masuk ke desa .

Kamis, 28 Oktober 2010

BAB VI. PELAPISAN SOSIAL DAN KESAMAAN DERAJAT

Nama : Pritta Desica
NPM : 15110399
Kelas : 1KA24
Kelompok : 2


1. PERBEDAAN SISTEM PELAPISAN DALAM KESAMAAN DERAJAT

Menurut sifatnya maka sistem pelapisan dalam masyarakat dapat dibedakan menjadi:

a) Sistem Pelapisan Masyarakat Yang Tertutup
Didalam sistem ini perpindahan anggota masyarakat kepelapisan yang lain baik ke atas maupun ke bawah tidak mungkin terjadi, kecuali ada hal-hal yang istimewa. Didalam sistem yang demikian itu satu-satunya jalan untuk dapat masuk menjadi anggota dari suatu lapisan dalam masyarakat adalah karena kelahiran. Sistem pelapisan tertutup kita temui misalnya di India yang masyaraktnya mengenal sistem kasta. Sebagaimana kita ketahui masyarakatnya terbagi ke dalam:
1) Kasta Brahmana, merupakan kastanya golongan-golongan pendeta dan merupakan kasta tertinggi.

2) Kasta Ksatria, merupakan kasta dari golongan bangsawan dan tentara yang dipandang sebagai lapisan kedua.

3) Kasta Waisya, merupakan kasta dari golongan pedagang yang dipandang sebagai lapisan menengah ketiga.

4) Kasta Sudra, merupakan kasta dari golongan rakyat jelata.

5) Paria, adalah golongan dari mereka yang tidak mempunyai kasta. Yang termasuk golongan ini misalnya kaum gelandangan, peminta dan sebagainya. Sistem stratifikasi sosial yang tertutup biasanya juga kita temui di dalam masyarakat yang berdasarkan realism. (seperti pemerintahan di Afrika Selatan yang terkenal masih melakukan politik apartheid atau perbedaan warna kulit yang disahkan oleh undang-undang).

b) Sistem Pelapisan Masyarakat Yang Terbuka

Didalam sistem ini setiap anggota masyarakat memiliki kesempatan untuk jatuh ke pelapisan yang ada dibawahnya atau naik ke pelapisan yang di atasnya. Sistem yang demikian dapat kita temukan misalnya didalam masyarakat Indonesia sekarang ini. Setiap orang diberi kesempatan untuk menduduki segala jabatan bisa ada kesempatan dan kemampuan untuk itu. Tetapi di samping itu orang juga dapat turun dari jabatannya bila ia tidak mampu mempertahankannya. Status (kedudukan) yang diperoleh berdasarkan atas usaha sendiri disebut “achieved status”.

Dalam hubungannya dengan pembangunan masysarakat, system pelapisan masyarakat yang terbuka sangat menguntungkan. Sebab setiap warga masyarakat diberi kesempatan untuk bersaing dengan yang lain. Dengan demikian orang berusaha untuk mengembangkan segala kecakapannya agar dapat meraih kedudukan yang dicita-citakan. Demikian sebaliknya bagi mereka yang tidak bermutu akan semakin didesak oleh mereka yang cakap, sehingga yang bersangkutan bias jadi jatuh ke tangga sosial yang lebih rendah.

2. BEBERAPA TEORI TENTANG PELAPISAN SOSIAL


Bentuk konkrit dari pada pelapisan masyarakat ada beberapa macam. Ada sementara sarjana yang meninjau bentuk pelapisan masyarakat hanya berdasar salah satu aspek saja misalnyaaspek ekonomi, atau aspek politk saja, tetapi sementara itu ada pula yang melihatnya melalui berbagai ukuran secara komprehensif.

Selanjutnya itu ada yang membagi pelapisan masyarakat ke dalam jumlah yang lebih sederhana (misalnya membagi hanya menjadi dua bagian). Sementara itu ada pula yang membagi tiga lapisan atau lebih.
Ada yang membagi pelapisan masyarakat seperti berikut ini:
a) Masyarakat terdiri dari kelas atas (Upper Class) dan kelas bawah (Lower Class).
b) Masyarakat terdiri dari tiga kelas ialah kelas atas (Upper Class), kelas menengah (Middle Class), dan kelas ke bawah (Lower Class).
c) Sementara itu ada pula sering kita dengar: kelas atas (Upper Class), kelas menengah (Middle Class), kelas menengah ke bawah (Lower Middle Class) dan kelas bawah (Lower Class).

Pada umumnya golongan yang menduduki kelas bawah jumlah orangnya dari pada kelas menengah, demikian seterusnya semakin tinggi golongannya semakin sedikit jumlah orangnya. Dengan demikian system pelapisan masyarakat itu mengikuti bentuk pyramid.

Beberapa sarjana memiliki tekanan yang berbeda-beda di dalam menyampaikan teori-teori tentang pelapisan masyarakat:

a) Aristoteles mengatakan bahwa di dalam tiap-tiap Negara terdapat tiga unsure, yaitu mereka yang kaya sekali, mereka yang melarat sekali, dan mereka yang berada di tengah-tengahnya. Di sini Aritoteles membagi masyarakat berdasarkan dimensi ekonomi sehingga ada orang yang kaya, menengah, dan melarat.

b) Prof. Dr. Selo Sumardjan dan Soelaiman Soemardi SH. MA. Menyatakan sebagai berikut, “Selama di dalam masyarakat ada sesuatu yang dihargai olehnya dan setiap masyarakat pasti mempunyai sesuatu yang dihargainya maka barang itu akan menjadi bibit yang dapat menumbuhkan adanya system berlapis-lapis dalam masyarakat”.

c) Vilfredo Pareto, sarjana Italia, menyatakan bahwa ada dua kelas yang senantiasa berbeda setiap waktu yaitu golongan Elite dan golongan Non Elite.

d) Gaotano Mosoa, sarjana Italia, di dalam “The Ruling Class” menyatakan sebagai berikut, “ Di dalam seluruh masyarakat dari masyarakat yang sangat kurang berkembang, sampai kepada masyarakat yang paling maju dan penuh kekuasaan dua kelas selalu muncul ialah kelas yang pemerintah dan kelas yang diperintah. Kelas yang pertama, jumlahnya selalu sedikit, menjalankan peranan-peranan politik, monopoli kekuasaan dan menikmati keuntungan-keuntungan yang dihasilkan oleh kekuasaannya itu.

e) Karl Max di dalam menjelaskan secara tidak langsung tentang pelapisan masyarakat menggunakan istilah kelas menurut dia, pada pokoknya ada dua macam di dalam setiap masyarakat yaitu kelas yang memiliki tanah dan alat-alat produksi lainnya dan kelas yang tidak mempunyainya dan hanya memiliki tenaga untuk disumbangkan di dalam proses produksi.

STUDY KASUS

Sri Mulyani Salat Bersama Warga RI di Washington
September 11, 2010 by dimas

WASHINGTON DC (Pos Kota) – Sholat Idul Fitri bersama warga Indonesia di Washington, bertambah meriah tahun ini dengan kehadiran dubes baru dan Sri Mulyani. Sekitar 2.000 warga Indonesia yang tinggal di Washington dan sekitarnya melaksanakan salat Ied, yang dilanjutkan dengan halal bihalal.

“Sesudah pindah, ini lebaran pertama saya. Saya rasa meriah sekali dan penuh. (Jumlah jemaah) lebih banyak dari tahun-tahun sebelumnya, menurut saya, sewaktu saya di sini dulu,” kata Sri Mulyani.
Warga yang hadir pun setuju, suasana perayaan hari Idul Fitri di antara komunitas Indonesia, semakin lama semakin meriah. “Alhamdulillah,” ujar Amin Hasan dan keluarga yang hadir di tempat sholat.
Selain Sri Mulyani, salah seorang Direktur Pelaksana Bank Dunia yang juga mantan Menkeu, Sri Mulyani, turut hadir di antara jemaah Dino Patti Djalal, Duta Besar Indonesia untuk Amerika Serikat yang baru tiba di Washington.

Dino mengaku terkesan dengan suasana kekeluargaan warga Indonesia di tanah rantau. “Saya bangga hari ini menjadi orang indonesia di Amerika dan juga bangga dengan kinerja dan semangat warga Muslim kita di sini,” ujar Dino, sebagaimana dilaporkan VoA.

Selain halal bihalal, warga Indonesia mengisi perayaan Idul Fitri dengan berbagai acara baik bagi orang dewasa, remaja maupun anak-anak, seperti kasidahan dari ibu-ibu, nasyid oleh bapak-bapak, pembacaan puisi dan hiburan lainnya dari anak-anak dan remaja. (dms)
http://www.poskota.co.id/tag/sri-mulyani

OPINI
Menurut saya salah besar apabila dalam masyarakat terdapat pembagian status atau derajat, karena manusia dimata Tuhan itu semua sama. Jadi tidak benar jika harus ada pembagian derajat sosial berdasarkan latar belakang keluarga atau materi semata. Apabila terjadi pembagian derajat yang seperti itu, tidak akan berkembang ilmu dan sosial negara kita, maka negara kita menjadi negara yang terpecah belah hanya karena perbedaan derajat antara kelas atas, kelas menengah dan kelas bawah. Karena dengan berjalannya keakraban sosial dari seluruh kalangan akan mempermudah bertumbuhnya bibit-bibit masyarakat yang berjiwa sosial dan gotong royong.

Jumat, 22 Oktober 2010

PTSI C

Nama :PRITTA DESICA
KELAS :1KA24
NPM : 15110399

Diskusikan !
1. Komponen sistem komputer gambarkan dan contohkan skema sistem komputer!
Komponen sistem komputer terdiri dari :

i. Perangkat keras (hardware)
Sesuatu yang dapat disentuh.contoh : CPU, Memory,Peralatan input/output
ii. Perangkat lunak (software)
Mengatur file , meload data dan mengesekusi program
iii. Data
iv. Komponen komunikasi



Skema sistem komputer :

https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEiiUooRVmk0CJSTmkUafo-47ektrHY5xYZQAFFTAhQ94I1fTIZOyHM-b0eWlFRb4_5XBHrON2U5sknn3ROIxwMiTkCnVwS-FDsX8AjswL_O93hRPhhXKyG731xxJLkaqDzFY4OTVRP_m6Y/s320/Skema.jpg









2. Sebutkan apa yang dimaksud dengan data inforemasi ,sistem informasi , sebutkan komponen SI dan kenapa perlu SI di :


a) Perusahaan multinasional
b) Universitas
c) Lab kedokteran
d) Departemen pertahanan


Jawab :
Data adalah Deskripsi dari sebuah kejadian dan dikelompokan kemudian disimpan
Informasi adalah data yang diorganisir , punya arti / nilai bagi sipenerima
Sistem informasi adalah Hasil pengolahan data menjadi bentuk yang berguna bagi yang menerima yang menggambarkan suatu kejadian nyata dan dapat digunakan sebagai alat bantu untuk pengambilan suatu keputusan.

Komponen Sistem Informasi :
a) Komponen input
b) Komponen model
c) Komponen output
d) Komponen tekhnologi
e) Komponen hardware
f) Komponen software
g) Komponen basis data
h) Komponen kontrol


Manfaat Sistem informasi di perusahaan multi nasional :


Untuk mengatasi ketidak pastian lingkungan global ,komputer mengelola sumber daya yang sangat luas

Manfaat Sistem Informasi di departemen pertahanan :

• Tekhnologi antariksa
• Komputer
• Radio telekomunikasi


Manfaat sisitem informasi di universitas :


Keberhasilan implementasi teknologi informasi
di dalam mendukung kebutuhan bisnis membuat
manajemen Perguruan Tinggi harus dapat
menempatkan sistem kendali internal atau
framework pada tempatnya. COBIT Framework
memberikan kontribusi terhadap kebutuhan tersebut
dengan membuat hubungan dengan kebutuhan
bisnis, mengorganisasi aktifitas teknologi informasi
ke dalam proses model yang diterima secara umum,
mengidentifikasi sumber teknologi informasi utama,
mendefinisikan sasaran kontrol manajemen yang
harus dipertimbangkan. Konsep arsitektur teknologi
informasi Perguruan Tinggi dapat membantu untuk
mengidentifikasi sumber yang diperlukan agar
proses teknologi informasi dapat berjalan dengan
baik



Manfaat sistem informasi di kedokteran :
Penyakit yang memiliki basis genesis dan memerlukan pengolahan data yang efektif dan efisien.
Contoh : bio sensor, mendeteksi perubahan kuantitatif dan kualitatif untuk mendeteksi sampel bio kimia.



3. Sebutkan device-device yang ada pada alat pemrosesan dan ceritakan apa perngertian sistem komputer !

1. Main Board, alat ini berfungsi untuk menampung dan mengelola alat alat yang terhubung dalam rangkaian alat proses seperti prosesor, memory (ram), harddrive, dll. Merk dari Main Board / Mother Board ini sangat banyak, antara lain intel, asus, gigabyte, pcchip, nexx, hp, dan lain lain.
2. Prosesor, alat ini merupakan inti dari alat proses itu sendiri, yang alat yang digunakan untuk memproses data dari alat input, mengolah data, mengkodekan data, dan lain lain. Semakin tinggi tingkatan/kekuatan prosesor, maka komputer akan berjalan semakin cepat juga, karena dengan tingginya kemampuan prosesor, kecepatan dalam mengolah data juga bertambah cepat. Ada 2 perusahaan populer yang memproduksi prosesor antara lain intel dan amd.
3. RAM (Random Access Memory), alat ini digunakan untuk membantu prosesor dalam melakukan pekerjaan pengolahan data, selain itu, RAM juga bisa digunakan sebagai alat penyimpanan data yang bersifat sementara (tidak permanen).
4. Hard Disk Drive, alat ini digunakan untuk menyimpan data secara permanen, tidak terlalu berpengaruh besaran kapasitas yang digunakan, tergantung kebutuhan saja.
5. VGA ( Virtual Graphic Adapter ), yaitu alat yang digunakan untuk melakukan konversi data, agar dapat dilihat pada layar monitor. Semakin tinggi kemampuan VGA, maka gambar yang dihasilkan akan semakin bagus. Merk – merk vga yang banyak beredar antara lain NVIDIA dan ATI.
6. Power Supply, alat ini digunakan untuk memberikan dan mengatur arus listrik yang akan digunakan pada rangkaian alat – alat proses.
7. Sound Card, alat ini digunakan untuk mengonversi data suara.
8. Selain alat – alat diatas, di dalam alat proses juga terdapat alat alat IO (Input/Output) seperti COM1, USB dll.


4. Apa yang dimaksud dengan masyarakat Informasi?

Masyarakat adalah sekumpulan individu yang menetap pada suatu wilayah yang memiliki motivasi tertentu dan memiliki norma – norma yang dijalani.
Information society atau masyarakat Informasi adalah sebuah istilah yang digunakan untuk mendeskripsikan sebuah masyarakat dan sebuah ekonomi yang dapat membuat kemungkinan terbaik dalam menggunakan informasi dan teknologi komunikasi baru (new information and communication technologies(ICT’s)). Dalam masyarakat informasi orang akan mendapatkan keuntungan yang penuh dari teknologi baru dalam segala aspek kehidupan:Di tempat kerja, di rumah dan tempat bermain. Contoh dari ICT’s adalah: ATM untuk penarikan tunai dan pelayan perbankan lainnya, telepon genggam(handphone), teletext television, faxes dan pelayan informasi seperti juga internet, e-mail, mailinglist, serta komunitas maya (virtual community) lainnya. Pengertian lain dari informastion society atau masyarakat informasi adalah suatu keadaan masyarakat dimana produksi, distribusi dan manipulasi suatu informasi menjadi kegiatan utama. Jadi dapat dikatakan bahwa pengolahan informasi adalah inti dari kegiatan.

Sumber: http://yokisaputtrahutabarat.wordpress.com/2010/02/19/pengertian-masyarakat-informasi/


5. Bagaimana menurut anda perkembangan ICT sekarang ini?


Perkembangan ICT sekarang ini menurut saya mengalami kemajuan yang pesat dibanding tahun – tahun sebelumnya. Seperti kita ketahui bahwa pada masa ini kita memasuki era komunikasi yang tidak terbatas oleh dimensi ruang dan waktu. Pada masa lalu kita akan sulit untuk berkomunikasi dengan orang lain yang berada jauh dari kita, namun pada saat – saat ini kita dapat menggunakan fasilitas internet sebagai media komunikasinya. Saya sendiri menyadari bahwa manusia berpendidikan tidak bisa lepas dari teknologi komputer karena komputer sangat menunjang manusia dalam berbagai hal contohnya seperti pekerjaan kantoran, tugas kuliah, informasi umum, dan lain – lain.